JS Financial News - шаблон joomla Новости
Jumat, 17 Agustus 2018

KABARSEBELAS.COM- Kesenjangan pembangunan yang terjadi antara wilayah Jawa Barat Utara dan Selatan, memang sudah menjadi masalah kompleks. Pembangunan wilayah Jawa Barat Selatan jauh tertinggal dibandingkan dengan wilayah Utara. Baik pembangunan infrastruktur maupun ekonomi. Untuk meratakan pembangunan antara kedua wilayah tersebut, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin, akan membuat Jalur Rajawali, yakni Jalur Kereta Api dan Jalan Jawa Barat Lintas.

 

Pria yang akrab disapa Kang Hasan itu memaparkan, Jalur Rajawali merupakan program pembangunan infrastruktur jalan raya dan jalur kereta api untuk menghubungkan antar wilayah di Jawa Barat terutama wilayah selatan. Dengan Konsep Jalur Rajawali ini seluruh wilayah di Jabar terhubung dengan baik dan merata.

 

Menurut Jendral yang juga pernah belajar di Prancis itu, Jawa Barat memiliki potensi besar yang bisa digali untuk dikembangkan, diantaranya, agribisnis, agroindustri, industri kelautan dan pariwisata terpadu.

 

"Melalui Jalur Rajawali, pemerintah harus mampu mengoptimalkan sumberdaya lahan, pesisir dan kelautan yang ada di Wilayah Jabar Selatan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan," ungkap Kang Hasan saat menghadiri acara deklarasi Serikat Petani Pasundan, di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Garut, Kamis (26/4/2018).

 

Mantan anggota Komisi 1 DPR RI itu menambahkan, dengan adanya jalur penghubung seluruh wilayah Jawa Barat, ketimpangan yang selama ini terjadi akan bisa terselesaikan. Selain itu, lanjut Kang Hasan, berbagai kegiatan perekonomian juga akan mengikuti, seiring tersedianya infrastruktur yang memadai.

 

"Kalau Infrastrukturnya tersedia, maka investor pun akan berduyun duyun menanamkan modalnya di Jabar Selatan, dampaknya terhadap ketersediaan lapangan kerja yang mampu mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Barat," imbuhnya.

 

Sementara itu, Sekjen Serikat Petani Pasundan (SPP) Agustiana menyampaikan, Kang Hasan merupakan calon pemimpin visioner dalam memajukan daerah secara merata di semua wilayah Jawa Barat. Menurutnya, Kang Hasan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton) merupakan dua sosok Purnawirawan Jendral yang paham akan permasalahan di Jawa Barat. Sehingga, sambungnya, Jawa Barat berada di tangan yang tepat jika dipimpin oleh pasangan yang dikenal dengan Hasanah itu.

 

"Mencalonkannya mereka sebagai Gubernur Jawa Barat, Karena panggilan dan tanggungjawab umat, saya pikir tak ada yang seperti Hasanuddin dan Anton, dalam memahami permasalah Jawa Barat, terutama wilayah selatan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memilih mereka," tegasnya.

 

Acara yang dihadiri oleh masyarakat petani dan agraria di Kabupaten Garut itu, berlangsung meriah dengan penampilan kesenian budaya khas sunda. Bahkan Kang Hasan sempat menghibur peserta dengan pentas silat.

 

Acara ditutup dengan makan bersama Kang Hasan dan petani diatas pelepah pisang. Usai berjumpa dengan petani di Cijeruk, Kang Hasan  menyambangi tokoh masyarakat yang juga pimpinan pondok pesantren Manarul Huda, K.H Abdurahman SG, di Kecamatan Cisewu. Di Pondok Kang Hasan Bersilaturahmi dan shalat Ashar  berjama'ah.

 

Seperti diketahui, Cagub No 2 Jawa Barat Kang Hasan melakukan kampanye ke Jabar Selatan. Kampanye itu disebutnya dengan Wisata Gurilap atau Wisata Gunung Rimba Laut dan Pantai. Hal itu mengingat medan Kampanye Jabar Selatan melewati  pegunungan, lautan dan pantai.(RED)

Statistik Pengunjung

7389180
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1124
46950
7389180
IP Anda: 54.225.57.230

Facebook