JS Financial News - шаблон joomla Новости
Rabu, 15 Agustus 2018

Tes Video: Depat Pemilukada

http://www.youtube.com/watch?v=ceZqp97kIFw

Kabarsebelas - Ini adalah profil dan biodata Iriana sebagai Istri dari Joko Widodo (Jokowi), Presiden RI 2014-2019.  Iriana Menikah dengan Jokowi  tepat tanggal 24 Desember 1986, dan kini sudah mempunyai 3 orang anak.

Mungkin banyak warga masyarakat Indonesia khususnya belum begitu kenal dengan beliau, nah kali ini redaksi Kabarsebelas akan menulis profil yang berkaitan tentang dirinya dan di lengkapi dengan biodata yang di olah dari beberapa sumber.


Mengenal Lebih Dekat Profil Iriana

Tidak salah jika kita mau mengenal seseorang, apa lagi yang mau kita kenal adalah seorang istri dari Presiden Republik Indonesia 2014 – 2019.
Dialah Iriana yang akrab di panggi dengan Bu Ana. Tempat kelahiran beliau di kota Solo, pada tanggal 1 Oktober 1963 dan lulusan dari SMA 3 Solo juga.

Ibu 3 anak ini di samping melayani suami, juga sibuk dengan kegiatan-kegiatan sosial, seperti di orgnisasi PKK. Ya beliau pernah menjadi pimpinan PKK di kota Solo waktu suaminya menjabat menjadi Walikota di kota tersebut. Waktu itu, banyak kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat, seperti masalah kemiskinan yang ada di kota Solo dan juga kegiatan para ibu – ibu.

Walaupun dengan fasilitas yang ada, lantas tidak membuat Bu Ana berbeda. Dia tetap seorang Istri yang selalu malayani suaminya, ketika mau makan dengan menu masakannya sendiri. Selain itu, Ia tidak pernah canggung dalam mengerjakan pekerjakan rumah tangga, walau ada pembantu.

Kepeduliannya kepada “wong cilik” di Solo, karena dulu Suaminya juga pernah merasakan rumah digusur tanpa ada pesangon, dan kejadian pahit itu membuat Iriana tidak mau warga Solo mengalami nasib yang sama. Kemudian dia pun banyak membuat program-program, seperti pelathian usaha kepada para warga.

Hal yang menarik lain adalah ketika dia mau meninggalkan kota Solo, karena sang suami terpilih sebagai Gunernur DKI Jakarta masa jabatan 2012-2017. Banyak warga Solo yang merasa kehilangan sosok Bu Wali yang selalu merakyat.

Aktivitas Ketika menjadi Istri Gubernur DKI Jakarta
Iriana Mendampingi suami dalam acara pelantikan

Ketika di tanya sama warga kepada Bu Ana tentang program apa yang mau di jalankan ketika nanti suaminya terpilih menjadi Gubernur? Iriana menjawab dengan kalimat sederhana saja, dan mengatakan :” program yang dibutuhkan rakyat tentunya”.

Tidak jauh berbeda dengan posisinya sewaktu suaminya menjadi walikota Solo, Iriana pun tetap menjadi Ketua PKK di DKI Jakarta. Tentu programnya pun hampir sama dengan di Solo, seperti membuat warga, maju, mandiri dan sejahtera. Tapi yang berbeda adalah ruang dan waktunya, jika di Solo dengan ruang yang kecil, kini di Jakarta ruang kerjanya lebih luas lagi.

Aktivitasnya banyak yang bersentuhan dengan rakyat, seperti memberi santunan untuk warga miskin dan anak yatim, mendatangi warga yang kebajiran. Waktu Jakarta kebanjira beberapa waktu yang lalu, ada beberapa kesempatan Jokowi hadir dengan Bu Ana. Tapi memang Bu Ana tidak seperti istri pejabat pada lainnya, yang selalu sering ikut kemana suami pergi. Bisa di katakan Iriana jarang tampil di depan publik. Hal ini terbukti bahwa data dan informasi profil beliau belum banyak di tulis di situs wikipedia.

Dengan kesibukannya sebagai Istri Gubernur, Ia tidak lengah dalam mendidik anak – anaknya. Hasil pernikahan Iriana dan Jokowi di karunia anak yaitu Gibran Rakabuming (1988), Kahiyang Ayu (1991), dan Kaesang Pangarep (1995).

Iriana dan Kesederhanaanya
Walau dalam hidup yang kaya fasilitas, tetap saja Ia tidak mau memanjakan keluarga dan anak-anaknya, hidup dalam kesederhaaan lebih di pilih bersama suami. Sering sekali Iriana dan suami menyatakan kepada anak agak jangan “mentang-mentang”.  Ya mentang – mentang anak Gubernur malah berbuat sesuka hati.

Dalam penampilan juga Iriana terlihat sederhana. Waktu Jokowi di lantik sebagai Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu, ada tampak sosok Iriana yang hadir, ketika itu ia hanya mengenakan  pakaian nasional, tidak terkesan glamour, bahkan terkesan apa adanya. Walau ada yang memberikan masukan kepadanya, tetap saja hampir setiap moment Iriana tampil dengan sederhana, tidak seperti istri pejabat pada umumnya yang doyan sekali untuk berdandan dengan super mewah.

Jadi kesederhanaan Iriana tidak hanya dalam keluarga saja, namun sudah menjadi prinsip hdiupnya. Bahkan saking sederhananya, sampai-sampai beliau tidak punya akun facebook, twiter dan instagram, hal ini di nyatakan sendiri oleh suaminya. Tapi penulis tidak tahu apakah setelah tulisan ini di tulis, Bu Ana sudah membuat akun Facebook, Twiter dan Instagram.

Biodata Iriana

Nama Lengkap : Hj. Iriana,SE., MM
Tempat Tgl Lahir : Surakarta, 1 Oktober 1963 (umur 50)
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Suami : Joko Widodo
Aktivitas Organisasi:
1. Ketua PKK di DKI Jakarta
2. Anggota Kehormatan Rotary Club
Anak : Gibran Rakabuming, Kahiyang Ayu, Kaesang Pangarep

Ya, di balik kesuksesan suami atau pria pasti ada sosok perempuan di belakangnya. Dialah Iriana yang selalu menjadi mitra bagi Jokowi dan menemani sepanjang hidupnya. Bahkan Jokowi bagi Iriana adalah cinta pertama dan cinta yang terakhir.

Profil Istri Jokowi yang bernama Iriana banyak dikenal dengan sosoknya yang sederhana,
Namun karena sedikitnya bahan informasi, sehingga terkadang sebagai penulis, tidak bisa menyampaikan yang benar-benar atau yang sebenarnya tentang informasi seseorang. Walau banyak media menyatakan Iriana adalah orang yang sederhana, namun ada beberapa hal yang harus di ulas lagi, karena ada beberapa informasi yang menyatakan bahwa ia adalah bagian dari komunitas Sosialita dan suka dengan tas yang branded.

Dan tampilan baleho kampanye Jokowi yang katanya sederhana juga, ternyata ada orang yang meragukannya. Karena pakaian Jokowi yang beli adalah sang istri di salah satu pusat belanja yang termahal Indonesia.

Baiklah untuk memperinci masalah kesederhaan Iriana, maka berikut ulasannya.

Iriana di katakan Sederhana tapi memakai Tas Chanel dengan harga yang tentu   tidak murah. Bahkan seorang artis seperti Syahrini juga mengenakan tas     bermerk Chanel. Memang Tas Chanel ada yang asli dan ada yang KW alias palsu. Mungkinkah   Iriana pakai Tas Chanel yang palsu? Menurut sumber , bahwa: Harga tas Chanel asli berkisar   USD5,000 (Rp61.000.000).
Iriana di katakan Sederhana, tapi tergabung dalam komunitas Sosialita Tidak   sampai disitu saja, Iriana juga di kabarkan menjadi ketua Sosialita untuk   Tas bermerk tertentu. (Redaksi)

Setelah melalui proses panjang dalam perjalanannya untuk duduk di kursi parlemen, akhirnya pada Selasa (5/8) pagi, Sri Rahayu Agustina dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Karawang .

Diakui Sri Rahayu, ia merasa bersyukur telah melewati proses perjalan yang panjang tersebut. Rasa terimakasih pun ditujukan kepada para kader dan masyrakat yang telah memberikan amanah sebagai anggota legislatif periode 2014-2019.

“saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kader, simpatisan dan masyarakat yang selama ini terus memberikan dukungan kepada saya, sehingga perjuangan saya untuk membantu masyarakat dalam lembaga ini tercapai,” katanya.

Namun demikian, lebih lanjut Sri mengatakan, perjuangannya dari mulai kampanye sampai saat ini sudah sah ditetapkan menjadi anggota DPRD Kabupaten Karawang belum selesai. Menurutnya, perjuangan sebenarnya adalah disaat dirinya berperan sebagai pengemban suara rakyat di lembaga legislatif ini.

Sesuai amanat yang telah diberikan padanya oleh lembaga, ibu beranak dua ini menjabat sebagai wakil ketua 1 DPRD sementara sampai dengan pembentukan struktural parlemen tetap periode 2014-2015.

Tentu penunjukkan saya sebagai wakil ketua 1 DPRD adalah amanah, dan oleh karena itu saya akan menjalankan tugas saya dengan sebaik mungkin. Menurut saya, ini adalah kemenangan bagi kaum perempuan yang bisa menjadi motivasi bagi yang lainnya” pungkasnya.

Sri juga menyatakan, dirinya siap menampung semua aspirasi masyarakat untuk diajukan dalam parlemen nantinya. “Karena jabatan ini adalah amanah rakyat, maka harus kembali pada rakyat dan untuk kebaikan rakyat. Jangan sampai kita silau dengan jabatan ini, saya harus menggunakan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” tutupn Sri Rahayu.(far)

Berbagai inovasi dilakukan Pepen Mulyana untuk membuktikan pencapaian target penjualan sepeda motor Honda dealer Platinum Motor Karawang. Menurutnya target penjualan sebanyak 300 unit perbulan bukan menjadi kendala baginya.

Untuk pencapaian target itu, Pepen yang membawahi 15 sales canvaser, setiap harinya tak bosan membekali arahan kepada bawahannya. Selain itu Pepen yang telah bergabung dengan Platinum Motor sejak tahun 2008 mengaku, pencapaian target tidak akan tercapai, jika inovasi program penjualan tidak dilakukan. “Kita selalu punya program yang bisa meningkatkan penjualan. Even dan pameran, juga door to door,” aku ayah dari 2 orang anak.

Berawal dari pengalaman sales canvaser, Pepen yang saat ini sebagai Supervisor Platinum Motor lebih menekankan kepada bawahannya bahwa menjadi seorang sales dibutuhkan mental yang kuat menghadapi konsumen berbagai karakter. Selain itu komunikasi sesama tim tidak terputus. “koordinasi sesama tim selalu juga kita lakukan, sehingga komunikasi tidak terputus jika ada permasalahan dilapangan,” tutupnya.(rf)

http://www.youtube.com/watch?v=HxXXg3uytxw

Statistik Pengunjung

7374425
Hari ini
Minggu ini
Semuanya
1786
32195
7374425
IP Anda: 54.196.73.22

Facebook