by

Bocah Putus Sekolah, Demi Bantu Nenek dan Kakeknya Berjualan

-Pendidikan-69 views

Ciamis, Kabarsebelas.com -Semangatnya Hoerudin (14) membantu nenek dan kakeknya jualan Cimol dan Makaroni di Alun-Alun Ciamis.

Hoerudin berhenti sekolah karena dia merasa kasian melihat Juariah (63) Ikin Sodikin (62) yang merupakan nenek dan kakeknya sudah renta berjualan makanan seperti cimol dan makaroni.

Sebelumnya anaknya yang berjualan di Alun-Alun Ciamis, namun sang nenek dan Kakek melanjutkan dagang di sekitar karena kebutuhan ekonomi.

“Abi jualan atos lima tahun, tiluan weh jeng icu (Saya jualan sudah lima tahun, bertiga saja dengan cucu),” Ucap Juariah, saat di wawancarai, Minggu (2/6) malam, di Alun alun Ciamis, Jawa Barat.

Dikatakan Juariah, modal sehari paling 30 ribu sampai 50 ribu buat beli bahan tapi kadang untung yang di dapat 10 ribu sampai 30 ribu. Kadang banyak bees (Sisa) karena tidak laku, kita jadikan makanan ayam atau gemuk saja.

“Alhamdullilah untung sakitu, nu peting aya jang dahar sahur jeng buka weh ( Alhamdullilah untung segitu, yang penting ada buat makan sahur dan buka saja),”katanya.

Hoerudin yang seharusnya kelas 5 SD terpaksa putus sekolah karena biaya dan lebih membantu kakek dan neneknya bejualan.

“Saya sebenarnya ingin sekolah tapi kasihan nenek dan kakek harus nyari uang buat makan,”ucap Hoerudin.

Dikatakan Hoerudin, saya kasihan sama kakek dan nenek yang kerja keras usia mereka pun sudah tua, sore sampe malam harus jualin demi saya,”Sebenernya pengen sekolah lagi tapi saya iklas tidak sekolah asal bisa bekerja membantu dapat uang,”ucapnya.(moy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 comments

News Feed