by

Siswa Terganggu Proses Belajar Dampak Bau Limbah Sungai Cilamaya

-Lainnya-69 views

Kegiatan belajar dan mengajar SDN Situdam 1 di Desa Situdam, Kecamatan Jatisari,  Karawang,  terganggu oleh aroma menyengat yang muncul dari aliran Sungai Cilamaya dan anak sungai pintu air pembagi bendung Barugbug.  Aroma bau tak sedap dirasakan siswa dan guru setiap musim kemarau tiba.

“Kondisi bau limbah sudah berlangsung lama dan dirasakan setiap musim kemarau, dampaknya mengganggu proses belajar mengajar, ” kata Kepala Sekolah SDN Situdam 1 , Ika Yustika,  Senin (24/6).

Dia mengatakan musim kemarau tiba, Sungai dan anak sungai Cilamaya pada musim kemarau seperti saat ini kondisinya hitam pekat dan menimbulkan bau menyengat. Kondisi itu terjadi akibat pencemaran limbah yang diduga mengandung bahan berbahaya dan beracun.

Ia juga menuturkan  selama proses kegiatan belajar mengajar, para siswa terpaksa harus menutup hidung dengan tangan atau baju seragam mereka karena bau yang ditimbulkan.

“Dalam dua minggu belakangan ini baunya semakin menyengat,dan sangat dirasakan sekali pada siang hari, ” tuturnya.

Ika mengaku pada tahun -tahun sebelumnya pernah dilakukan pemeriksaan medis para siswa oleh pihak Puskesmas setempat, dan dari hasil pemeriksaan kesehatan siswa ada yang terdampak seperti Ispa dan batuk.Kalaupun dirasa cukup parah langsung dirujuk ke Puskesmas setempat.

“Biasanya para siswa terserang penyakit pernapasan atau ispa, setelah dilakukan pemeriksaan medis, “akunya.

Bau tidak sedap itu berasal dari anak sungai Cilamaya yang jaraknya hanya 10 meter dari sekolah. Setiap pagi masuk sekolah bau tersebut sangat mengganggu kegiatan belajar mengajar.

“Kalau ditanya mengganggu atau tidak ya tentu sangat mengganggu,” jelasnya.

Kondisi tersebut diduga terjadi akibat dampak pembuangan limbah industri yang berada di bagian hulu sungai Cilamaya.

Selain mengganggu kegiatan belajar mengajar, sejumlah guru di sekolah itu juga khawatir kondisi tersebut mengganggu kesehatan para siswa.

Untuk itu, pihak sekolah berharap ada bantuan masker untuk seluruh siswa dan guru di sekolah tersebut, untuk meminimalisasi bau tak sedap yang dihirup saat proses belajar mengajar.

“Berharap ada bantuan masker untuk meminimalisir dampak  bau tak sedap, ” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed