Nace Sindir Kepala Disparbud, Soal Tidak Representatifnya Kampung Budaya

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM – Hanya dijadikan tempat parkir dan tidak representatif untuk dijadikan lokasi event Internasional Goyang Karawang, kampung budaya dianggap tidak layak oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Okih Hermawan.

Hal tersebut mendapat kritik oleh Nace Permana Ketua Lodaya, sebenarnya menurut Nace, kurang maksimalnya pemiliharaan kampung budaya sehingga dianggap tidak representatif. Padahal pada saat membangun Kampung Budaya itu sampai menghabiskan Puluhan Miliar.

“Kampung budaya itu gerbangnya budaya, tidak ada alasan tidak representatif,”Tegas Nace, Selasa (2/7/2019)

Untuk persoalan penginapan kata Nace, para tamu baik dari dalam Negri maupun tamu dari luar Negri itu bisa menginap di hotel terdekat.

“Penginapan mah bisa di hotel. Hotel terdekat kampung budaya banyak juga, “jelasnya

Tidak representatifnya kampung budaya menurut Nace, kenapa Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang tidak memilihara dengan baik.

Malah, di anggap Nace, kampung budaya di Karawang dijadikan tempat berpacaran oleh para kalangan anak muda.

“ini bukan kampung budaya, tapi kampung buaya, “sindirnya

Terkait akan diselenggarakannya event Internasional goyang Karawang di lapang Galu Mas, menurut ia tujuan dari Disparbud apa untuk kepentingan bisnis atau apa ia tidak tau.

Lanjutnya, jika keberadaan event skala internasional yang menghabiskan anggaran lebih dari 2 Miliar ini meberikan dampak kontribusi secara ekonomi dan Budaya lokal itu tidak masalah.

“Jangan sampai lokasi tempat diselenggarakannya event skala internasional dijadikan ajang Promosi bisnis, “sindirnya

“Sambungnya, bahwa event tahunan ini cuma dijadikan ajang prestasi tapi unsur pembinaan tidak ada,”pungkasnya.(red)