DD dan ADD di Karawang Di Tahap Pertama Cair Hingga 1/2 Triliun Rupiah

KARAWANG, KABARSEBELAS.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Karawang menyatakan, realisasi dana desa pada tahap pertama masih menyisakan 17 desa lagi dan untuk tahap kedua baru 96 desa yang sudah mengusulkan.

Kepala DPMD Karawang, Ade Sudiana mengatakan, hampir semua desa sudah mencairkan dana desa pada tahap pertama dan masih ada 17 desa lagi yang belum mengusulkan pencairan dana desa tersebut.

“Saat ini kita sudah mendorong kepada kecamatan agar 17 desa itu segera mengusulkan anggaran dana desa itu, agar pembangunan bisa segera dimulai di wilayah desa tersebut,” ucap Ade saat ditemui di kantornya, Kamis (04/07/2019).

Ia menerangkan, tahap kedua sudah ada 96 desa yang mengusulkan. Namun, prosesnya berbeda-beda. Sebab, bagaimana kesiapan pemerintah desa untuk membuat surat pertanggungjawabannya.

Selain itu, kendala yang sering dilaporkan oleh para kepala desa itu adalah pajak yang belum dibayarkan.

“Hal ini membuat memperlambat surat pertanggungjawabannya untuk pengajuan selanjutnya,” ucapnya.

Ade menyebutkan, untuk dana desa tahun ini besarannya mencapai Rp341,008 miliar dan ADD sebesar Rp167,854 miliar.

“Realisasi dana desa dan ADD tahun ini sudah tidak melalui rekening lagi, melainkan masuk ke giro sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Pencairan anggaran dari rekening ke giro itu, lanjut Ade, dilakukan untuk mempermudah pencairan dan ketika penggantian kepemimpinan tidak usah merubah rekening lagi.

“Hanya tinggal merubah speciment atau tandatangan saja,” tuturnya.

Ade menambahkan, untuk program kedepan, pihaknya bakal merubah kebijakkan pembayaran honor yang dari manual jadi melalui transfer ke masing-masing aparat desa.

“Penggajian aparat desa melalui transfer ini bakal dilakukan pada tahun 2020 mendatang,” pungkasnya. (moy)