Tujuh Program Pengerjaan Fisik 2019 Desa Lengkong Segera Dikerjakan

SUBANG, KABARSEBELAS.COM – Pemerintah Desa Lengkong, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, segera merealisasikan program pembangunan fisik di tahun anggaran 2019. Hal itu dikatakan Kepala Desa Lengkong, Atang Sukardi, di kantornya, Jumat (05/07/2019).

Atang menjelaskan, realisasi pembangunan fisik di Desa Lengkong merupakan hasil dari (musdes) musyawarah Desa dengan masyarakat tahun lalu.

“Rencana pembangunan fisik tersebut, bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) sebanyak 7 (tujuh) program pekerjaan fisik, untuk penunjang kelancaran akses perekonomian masyarakat,” ujarnya.

“Kita sudah publikasikan hal itu di halaman depan kantor desa, berupa banner. Dengan berbagai program pembangunan fisik di Desa Lengkong selama tahun 2019 ini,” sambung Atang.

Jadi, lanjutnya, semua ada tujuh rencana pembangunan fisik, yang dananya bersumber dari Dana Desa. Sehingga, masyarakat kemudian tinggal menunggu saja.

“Jikalau di antara tujuh rencana program yang sudah kita publikasikan ada salah satu yang belum atau tidak terterapkan, maka akan sangat jelas diketahui oleh seluruh element masyarakat, karena ada kemudahan dalam pengawasannya,” kata Atang.

Menurutnya, di era keterbukaan informasi saat ini, diharapkan masyarakat ikut pro aktif mengawasi kerja Pemdes. Hal itu sebagai bentuk kepedulian juga dukungan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya. Lantaran pihaknya membuka diri untuk menerima banyak masukan dari masyarakat demi kebaikan dan kemajuan Desa lengkong.

“Dari tujuh rencana pembangunan itu kebanyakan memang untuk jalan, baik peng-hotmix-kan, pengaspalan dan sebagainya. Ada juga untuk posyandu, semua sumber dari Dana Desa, baik tahap satu, dua, dan tahap tiga. Saya berharap masyarakat bisa mengakses informasi program-program, atau kinerja desa, baik melalui media spanduk, dan informasi secara lisan pada setiap pertemuan langsung dengan masyarakat,” paparnya.

Selain pembangunan fisik, sambung Atang, Desa lengkong juga sedang mempersiapkan peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bahkan, pihaknya juga sedang merancang bersama tim untuk bisa mendirikan Bumdes pada tahun ini.

Selain itu, Pemdes Lengkong juga akhir-akhir ini sedang menggalakkan sosialisasi, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat. Hal itu sebagai bentuk Pemdes serius untuk mendorong masyarakatnya bisa mandiri secara ekonomi, maju dan berkembang secara umum.

“Kita sama-sama ingin membangun Desa Lengkong ini menjadi desa yang maju, dan berkembang, dan masyarakatnya semakin mandiri, dalam pengelolaan sumber daya ekonomi,” pungkasnya. (rhk)