Background Candi Jiwa Tapi Kegaiatan di Galuh Mas, Itulah Gambar Spanduk Event Goyang Karawang

Karawang, Kabarsebelas.com – Beredarannya famplet atau spanduk Event Internasional Goyang Karawang Dengan Background Candi Jiwa Tidak Selaras dengan lokasi terselenggaranya event tersebut yang akan dilaksanakan di Galuh Mas.

Mungkin ini yang menjadi banyak kritikan dari warga Karawang ataupun anggota DPRD Karawang. Didalam background famplet atau spanduk bergambarkan Candi Jiwa namun pelaksanaan kegiatan di Galuh Mas.

Sebelumnya, Endang Sodikin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karawang, mengatakan, bahwa pelaksanaan event goyang Karawang yang akan dilaksanakan di galuh mas tersebut dianggap tidak mewakili kebudayaan dan pariwisata di Karawang. Ia berharap agar pelaksanaan eceng goyang Karawang nanti dilaksanakan di objek wisata yang ada di Karawang.

“event akbar internasional goyang Karawang memang lebih layak di laksanakan di objek wisata Karawang, sambil mempromosikan,”Kata Endang, beberapa hari yang lalu di Gedung DPRD Karawang.

Bahkan lokasi tempat akan diselenggarakannya event tersebut di keluhkan seorang netizen dengan akun FB Ucang Kautsar Tegarlantang, begini isi tulisannya.

Apa kita masih mau berfikir? ?

Bukan soal jenis kegiatan atau siapa pemenang tendernya.. Tapi soal pilihan lokasi acaranya!!

Emang knapa dg Galuh Mas??
Gak ada apa2.. Justru strategis dan representatif..

Lalu????
Begini.. Festival goyang jaipong digelar dalam rangka HUT Karawang.
Jadi segenap warga Karawang harus merasa memiliki kegiatan tersebut.

Terus???
Jaipong Karawang itu icon budaya khas Karawang..
Alangkah elok jika disandingkan dengan icon-icon khas Karawang lainnya.. Ada banyak lokasi wisata yg bisa dimaksimalkan.. Wisata pasir putih, tanjung baru, muara baru, tanjung pakis, pantai sedari, curug cigentis, candi jiwa, monumen kebulatan Tekad Rengasdengklok, dll.

Tapi.. pesertanya banyak dari luar negri.. Perjalanan dari kota ke lokasi2 wisata tersebut cukup jauh??

Nah.. Justru disitulah benefit-nya bagi warga Karawang di perayaan ulang tahunnya.
1. Mau tidak mau peserta dari luar krw akan menginap di tempat yg dekat dg lokasi, termasuk rumah rumah warga.. dan akan terjadi interaksi fositif diantara mereka..
2. Kegiatan di pelosok tersebut akan menggerakan roda ekonomi warga..tidak terpusat semata di kota..
3. destinasi wisata akan lebih terekspose..

Mumpung belum dilaksanakan.. Mudah2an saja pemangku kebijakan msh mau berfikir merubah lokasi acara.. Setidaknya dari 4 hari penyelenggaraan.. Yg dua harinya di gelar dilokasi-lokasi wisata..Biar warga karawang di desa-desa pun merasakan keuntungan rangkaian HUT Karawang..

Sangatlah lucu, jika selesai acara, para pengunjung luar Karawang dan wisatawan luar negri tersebut hanya bercerita tentang hotel Mercure, kcp, kapal jualan steak, waterboom, dan sejenisnya.. Nanti yg terkena efek paling penjualan perumahan diseputar lokasi, harga tanah, dan perputaran transaksi di mall..

Trus kapan dong wisatawan luar akan bicara kekaguman terhadap tugu Rengasdengklok, candi jiwa, wisata laut, dan sejuknya alam Karawang???