by

Dampak Kemarau, Harga Cabai Kian Pedas Seperti Rasanya

-Ekbis-44 views

Subang, Kabarsebelas.com – Dampak kemarau yang melanda sejumlah daerah di Jawa Barat, turut mendongkrak naiknya harga sayur mayur di pasar tradisional Subang. Salah satu komoditi yang harganya melonjak seperti komoditi cabe, kini harganya kian pedas seperti rasanya.

Di pasar Sukamandi Ciasem Subang, akibat kemarau panjang berdampak pada berkurangnya pasokan sayuran dari tingkat distributor ke tingkat pedagang, sehingga menjadi penyebab meroketnya harga cabai hingga seratus persen.

Harga cabai di pasar yang palpal tinggi kenaikannya dari pada komiditi yang lain. Saat ini harga cabai di tingkat pedagang seperti cabai merah, cabai rawit, dijual Rp 60 ribu perkilonya, padahal harga normalnya sekitar Rp 20 ribu hingga 35 ribu perkilonya, jadi naik seratus persen. Sedangkan untuk harga cabai hijau dijual Rp 30 ribu perkilo gramnya, atau ada kenaikan Rp 15 ribu perkilonya.

Sedangkan untuk harga sayuran seperti, kol, kentang, tomat dan lainnya meski ada kenaikan tidak terlalu signifikan, masih standar dan normal.

Menurut sejumlah pedagang mengaku melonjaknya harga komoditi cabai sejak setengah bulan terakhir akibat kemarau, sehingga berdampak kepada konsumen karena minimnya pasokan.

Yanti salah satu pedagang di pasar Sukamandi, Subang, dengan meroketnya harga cabai yang mengalami kenaikan seratus persen berdampak pada konsumen dan juga pedagang, karena lemahnya daya beli masyarakat sehingga omset penjualan turun lima puluh persen.

“harga cabai naik sepi pembeli mas, omset turun,”ujar Yanti, Selasa (9/7/2019)

Lanjut Yanti, dengan naiknya harga cabai pedagang hanya bisa mmendapatkan 10 kg cabai dari biasanya ketika harga normal yang bisa mendaoatkan 20 kg. Bahkan ada sebagian pedagang pasokan cabainya kosong.

“Untuk itu pedagang berharap harga cabai segera normal kembali karena dengan naiknya harga cabai berpengaruh terhadap omeet dan daya beli,”pungkasnya. (AHD)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed