Jabatan Kursi Ketua PGRI Mulai Jadi Rebutan, Pasca Nandang di Mutasi

Karawang, Kabarsebelas.com – Banyak pihak mempertanyakan apakah Nandang Mulyana akan diganti dari jabatannya sebagai ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang, pasca Nandang Mulyana di mutasi dari jabatan awalnya sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Karawang menjadi Kepala Bagian Persidangan DPRD Karawang.

Ketika ditemui Nandang Mulyana mengatakan, jabatan dirinya sebagai ketua PGRI Karawang itu sampai Juli 2020. Menurutnya, bahwa jabatan ketua PGRI tidak mengenal jabatan, PGRI itu bersifat unitaristik atau tidak memandang jabatan dan itu boleh dimana saja.

“Boleh dimana saja, boleh guru, boleh penjaga sekolah, kepala sekolah, boleh pejabat yang struktural mamaupun fungsional, Bupati juga boleh, kalau saya kan dulunya guru, selama itu belum di cabut ke anggotaan oleh komperda itu boleh boleh saja,”Jelas Nandang, Selasa (9/7/2019)

Kemudian untuk jabatan ketua PGRI itu dipilih oleh cabang dan ranting, untuk pemilihan ketua PGRI akan dilaksanakan di bulan Juli 2020 nanti.

“Ketua PGRI di pilih oleh cabang dan ranting, konfercab di Karawang di tahun 2020 nanti provinsi dulu di bulan Desember terus bulan Juli pemilihan ketua PGRI tingkat Kabupaten seluruh indonesia,”katanya

Sementara kata Nandang, bahwa kartu anggota PGRI sekarang berlaku seumur hidup. Ketika ditanya apakah dirinya akan mencalonkan kembali menjadi ketua PGRI Karawang, ia siap jika teman teman mendorong ia kembali.

“Jika teman-teman mendorong saya untuk kembali ya Insya Allah, bagai mana teman teman saja,”katanya

Sementata, ia merasa tidak akan terganggu dengan jabatannya hari ini sebagai kepala bidang Persidangan di DPRD Karawang dengan jabatannya sebagi ketua PGRI Karawang.

“Saya sudah koordinasi dengan pak sekwan dan minta saran dan pendapat, karena kegiatan di sana lumayan padat juga katanya, di atur saja, saya yakin pekerjaan dimanapun bagaimana kita mengatur dan mensiasatinnya, kalau saya siap di tempatkan dimana saja, kan Bupati yang punya kewenangan,”pungkasnya. (red)