by

Hutan Kota di Bangun Miliaran Rupiah Dibiarkan Tidak Terawat

-Lainnya-133 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Pembuatan hutan kota yang berlokasi di jalan lingkar luar Tanjungpura oleh Pemerintah Kabupaten Karawang yang bertujuan untuk memperindah wilayah Karawang hanya tinggal harapan.

Terlihat kondisi hutan kota saat ini terbengkalai dan tidak terawat sejak di resmikan oleh Bupati Karawang Cellica dua tahun lalu. Padahal Bupati Cellica, pada saat meresmikan hutan kota Karawang pada tanggal 16 September 2017 lalu agar Hutan Kota Karawang dapat terus dirawat, dijaga dan dipelihara dengan baik sehingga bermanfaat bagi masyarakat Karawang nampaknya hanya tinggal harapan.

Keberadaan hutan kota Karawang yang berlokasi di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura tersebut, yang dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare. Dengan 1.076 pohon yang terdiri dari tanaman hutan konservasi dan tanaman buah sebanyak 798 pohon dari 87 jenis tanaman hutan dan 278 dari 17 jenis tanaman buah. Awalnya diharapkan dapat memberikan manfaat positif terhadap kualitas lingkungan dalam kehidupan masyarakat. Juga untuk perbaikan lingkungan hidup dan memiliki fungsi sebagai eko wisata bagi penduduk sekitar.

Sangat disayangkan pembangunan huta kotan yang menelan biaya miliaran rupiah ini tidak diikuti dengan perawatan, sehingga banyak pohon yang pada mengering, layu, bersaing dengan rumput ilalang, sampah berserakan dan prasasti simbol yang dibiarkan kusam.

Salah satu masyarakat Karawang, Pandi (37) menyesalkan Pemerintahan Kabupaten Karawang tidak merawat hutan kota ini, banyak pohon yang sudah mulai mengering, gersang. Padahal Bupati Karawang pada saat membangun, hutan kota akan dijadikan komersil.

“Saya sih sempat dengar Hutan Kota ini akan dijadikan kawasan untuk penghijauan juga tempat komersial bagi masyarakat Karawang, ada tempat parkir, pusat jajanan dan makanan, tempat ibadah, danau buatan serta tempat pertunjukan, tapi sejak diresmikan sampai hari ini belum keliatan adanya pembangunan,” ungkap Pandi ketika di temui di sekitaran hutan kota, Kamis (11/7/2019)

Keluhan senada diungkapkan Iwan (35 thn) warga Karawang yang bekerja di sebuah perusahan di Kawasan KIIC Karawang ini pun menuturkan rasa
kecewanya ketika melihat tidak ada perubahan dan perhatian serius pemerintah terhadap pembangunan dan pemeliharaan Hutan Kota.

Padahal menurutnya Pembangunan hutan kota tersebut mendapat sambutan baik dan sebagai bagian dari keingian warga masyarakat Karawang, untuk mendapatkan udara sejuk di tengah teriknya cuaca Karawang dan sarana rekreasi keluarga ketika sedang libur bekerja.

“Sayang sekali ya dibiarkan tidak terawat, padahal bisa buat edukasi juga ke anak-anak dan tempat rekreasi menikmati hutan kota. Tapi ya mau bagaimana lagi,” kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Hanafi mengatakan terkait pembangunan hutan kota ia mengaku tidak tahu.

Dikatakan Hanafi, ia masuk ke Dinas Pertanian pada pertengahan tahun 2017 dan semenjak tahun 2017 itu pula bidang kehutanan sudah bubar dan kewenangannya sudah diambil Provinsi.

“Saya tidak tahu masuk ke dinas apa gitu, mungkin dinas kehutanan dan adanya di Bandung. Kalau di Karawang kayaknya gak ada,”kata Hanafi.

Menurut Hanafi dulu memang nama dinasnya adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kehutanan Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Karawang
Namun sekarang namanya cukup Dinas Pertanian.

“Kehutanannya sudah diambil propinsi, termasuk orang-orangnya juga pindah ke propinsi dari kabid, kasi dan staf nya, semua pindah ke propinsi,” pungkasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed