by

Terapkan Larangan Kawasan Tanpa Rokok, Pemkab Bekasi Raih Penghargaan

-Daerah-191 views

Jakarta, kabarsebelas.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan. Kali ini, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menganugerahkan Gelar Awya Pariwara kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Gelar ini diberikan kepada daerah yang telah memiliki peraturan daerah mengenai Kawasan Tanpa Rokok, dan atas upaya yang dilakukan terkait pelarangan iklan rokok di luar gedung.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, menerima secara langsung penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, bertepatan dengan Puncak Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2019 bertempat di Gedung Prof. Sujudi, Kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis (11/07/2019).

Menteri Kesehatan dalam sambutannya mengatakan, kita dapat mencegah penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok, dan kita tidak harus sakit-sakitan di hari tua.

“Usia harapan hidup di Indonesia, jika kita pakai Indeks Pembangunan Manusia, itu meningkat, yakni 71,4 tahun. Tetapi, usia sehatnya hanya sekitar 62 tahun, berarti kita sakit-sakitan selama 8-9 tahun. Sayang betul kalau selama itu kita harus sakit-sakitan. Apakah kita bisa mencegah penyakit jantung? Tentu bisa, dengan mengurangi hipertensi dan lainnya. Hipertensi juga meningkat (menjangkiti) 40% masyarakat Indonesia,” katanya.

Nila juga mengatakan bahwa zat-zat yang terkandung di dalam rokok adalah penyebab penyakit katastropik yang membebani BPJS Kesehatan sekitar 30 persen dan menjadi sumber defisit terbesar BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Bupati Bekasi merasa bersyukur karena telah mendapatkan penghargaan ini. Dirinya menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendukung program dan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, khususnya dalam hal pengurangan dampak resiko rokok dan tembakau.

“Pelarangan iklan rokok diluar gedung sangat perlu dan penting untuk mencegah munculnya perokok-perokok pemula, sehingga anak-anak kita terhindar dari bahaya rokok,” ucap Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny menambahkan, larangan iklan rokok di luar gedung itu sudah diterapkan di seluruh Wilayah Kabupaten Bekasi berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 27 Tahun 2018 tentang Implementasi Larangan Iklan Rokok di luar gedung, meskipun pihaknya tidak memungkiri masih ada iklan rokok yang terpampang di beberapa wilayah, hal itu menurutnya hanya menunggu habisnya masa kontrak izin reklame.

“Untuk Pengajuan Izin baru Iklan Rokok di luar gedung sudah tidak diberikan lagi, sementara yang masih ada hanya menunggu masa berlaku izinnya habis,” terang Sri Enny.

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati tanggal 31 Mei, pada tahun 2019 mengangkat tema tentang “Rokok dan Kesehatan Paru” yang bertujuan untuk menyampaikan pesan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan bahaya konsumsi rokok bagi kesehatan. (red/rls)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

26 comments

  1. Greate post. Keep writing such kind of information on your blog.

    Im really impressed by it.
    Hello there, You have done an excellent job. I’ll certainly digg it and for my part suggest to
    my friends. I am confident they’ll be benefited from this website.

    Here is my web page – domino 99

  2. Wonderful beat ! I would like to apprentice at the same time as you amend your site, how
    can i subscribe for a blog web site? The account aided me a appropriate deal.

    I have been a little bit acquainted of this your broadcast provided vibrant
    clear concept

  3. 312138 465046Youre so right. Im there with you. Your blog is surely worth a read if anyone comes throughout it. Im lucky I did because now Ive obtained a complete new view of this. I didnt realise that this concern was so critical and so universal. You totally put it in perspective for me. 209032

News Feed