by

Gedung Pemda II Sering Jadikan Tempat Mesum

-Lainnya-143 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Semenjak dibangun permasalahan gedung Pemda II, yang berlokasi di kp Gebang Sari Rt 04/13 Keluraham Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menuai banyak persoalan yang tak kunjung usai.

Belum lama Aset Gedung Pemda II telah di curi yang menelan kerugian sebesar 3 Miliar, yang sekarang kasusnya sedang ditangani oleh Pengadilan Negri Karawang.

Kemudian, gedung Pemda II dinilai mangkrak, karena belum juga ditempati yang membuat para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, berkali kali melakukan infeksi mendadak (Sidak) ke lokasi untuk melihat keadaan gedung tersebut.

Bahkan yang lebih parah lagi bahwa gedung Pemda II dijadikan tempat mesum oleh para pemuda pemudi yang sedang di mabuk asmara.

Hal tersebut dilontarkan oleh Natala Sumedha anggota DPRD Karawang, pada saat Sidak di kantor Dinas PUPR dan menanyakan kepada Bambang Kabid Pemiliharaan Dinas PUPR soal penjaga gedung Pemda II yang tanpa ada penjagaan.

“Berdasarkan keterangan RT setempat pada saat sidak di lokasi Pemda II, bahwa dari siang hingga sore gedung Pemda II sering jadikan tempat mesum, “Ucap Natala Sumedha, pada saat menanyakan soal kenapa gedung Pemda II tidak ada yang menjaga, Kamis (11/7/2019) di ruang rapat Dinas PUPR.

Berdasarkan pernyataan dari Natala Sumedha, Kabarsebelas.com  langsung mendatangi RT setempat namun pak RT sedang sakit dan akhirnya mendatangi kediaman Syarif Hidayat ketua RW 13 Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur untuk menanyakan kebenaran soal gedung Pemda II yang dijadikan tempat mesum.

Menurut pak RW Syarif, ia tidak tau soal gedung Pemda II yang dijadikan tempat mesum. Namun ia memang telah mendaoatkan laporan dari pak RT Jono yang sering mengontrol gedung Pemda II, kata Pak RT bahwa sering ada anak anak pelajar yang nongkrong di situ, tapi kata pak RT sudah diusir olehnya ketika ia mengetahui sering ada pelajar yang pada pacaran di gedung tersebut.

“denger dari pak RT, Pak RT yang sering di situ, katanya sering ada anak anak sekolah dan remaja tapi sudah di usir sama pak RT,”kata Syarif, Jumat (12/7/2019)

Harapan Syarif, Gedung Pemda II tolonglah dijaga, apalagi ini pembangunan pemerintah sebaiknya harus ada penjagaan agar tidak terulang lagi pencurian, atau hal hal yang tidak diinginkan. Siapapun yang menjadi penjaga nantinya yang jelas harus ada penjaganya.

“Saya menjadi riskan, saya sebagai pengurus apalagi saya terlibat sebagai pemerintahaan wajib menjaga. Tapi kalau untuk disuruh jaga memang tidak perintah, saya sebagai pegawai kelurahan hanya sebatas ngontrol saja, “pungkasnya. (red)

News Feed