by

Karda Sentil Toto, Soal Suara PDI Perjuangan yang Anjlok

-Politik-79 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Suara PDI Perjuangan di Kabupaten Karawang anjlok atau turun drastis, hingga berimbas pada perolehan kursi di DPRD Karawang.

Hasil pileg tahun 2014 PDI Perjuangan mendapatkan 9 kursi dengan memperoleh 207.352 suara. Namun, di pemilu 2019 berdasarkan hasil pleno KPU Karawang, kursi PDI Perjuangan mendapatkan 6 kursi dengan perolehan 160.148 suara hilang 3 kursi dari pemilu sebelumnya.

Anjloknya suara PDI Perjuangan di Karawang membuat banyak kader saling menyalahkan, sehingga Karda Wiranata sebagai nahkoda PDI Perjuangan di Karawang, dianggap tidak mampu untuk mempertahankan suara PDI Perjuangan yang sebelumnya selalu menjadi pemenang pemilu.

Menurut Karda Wiranata Ketua DPC PDI Perjuangan, kalau semua orang menyalahkan dirinya karena anjloknya suara PDI Perjuangan di pileg 2019 itu salah alamat.

Memang diakui olehnya, bahwa ia tidak mampu untuk memenejerial anggotanya sehingga terlihat kurang maksimal untuk berjuang bersama memenangkan partai.

Menurutnya, partai itu kolektif kolegial semua bertanggung jawab atas anjloknya suara PDI Perjuangan di Karawang.

“jangan saling menyalahkan, semuanya bertanggung jawab,”Tegas Karda Wiranata, Sabtu (13/7/2019)

Kalau soal keberhasilan Karda bercerita, bahwa pada saat dirinya menjabat sebagai ketua DPRD walaupun hanya 2 tahun, ia bisa memberikan citra yang baik di masyarakat sehingga bisa menjadikan PDI Perjuangan menjadi pemenang di pileg 2014 lalu.

Lanjutnya, di pemilu 2019 walaupun kita punya modal suara hasil pileg 2014 dengan menempatkan 9 kadernya menjadi anggota DPRD itu malah menjadikan kursi PDI Perjuangan anjlok.

Anjloknya suara PDI Perjuangan bukan sepenuhnya kesalahanya, dan ini harus dievaluasi bersama apakah ini kesalahan partai atau kader yanh di tempatkan di lembaga. Ketua DPRD yang sekarang juga dianggap tidak bisa bekerja memberikan citra yang baik untuk masyarakat Karawang.

“iya, keberadaan ketua DPRD tidak memberikan dampak yang postif,”sindirnya

Atas hal itu ia berharap ada regenerasi kepemimpinan di PDI Perjuangan menjelang Konfercab sekarang. Menurut Karda, saat ini yang sangat gencar melakukan lobi lobi politik itu Toto Suripto. Tapi, kalau Toto Suripto yang jadi ketua nantinya itu sama saja tidak ada perubahan regenerasi. Sebab Toto, itu menjad bagian dari KSB di kepemimpinannya.

“Kalau Toto yang jadi itu bukan terjadi regenerasi, sama saja,”Cetus Karda.

Dari 29 nama calon ketua DPC yang diususlkan oleh ke DPP PDI Perjuangan, menurit Karda semuanya sangat memiliki kans menjadi ketua. Contohnya seperti politisi muda seperti Dede Anwar, Margono, Taopik Ismail atau Pipik, itu adalah kader muda masuk bursa ketua karena mendapat usulan dari PAC maupun DPC.

“tapi endingnya dia masuk atau tidak kan enggak tau, merekakan punya lobi dan akses masing masing,”pungkasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed