by

Diduga Biro Humas Pemprov Lampung Gelapkan Dana Media 4 Milyar, Ketua AWPI Lampung Angkat Bicara

-Daerah-76 views

Bandar Lampung, Kabarsebelas.com – Diduga Biro Humas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terindikasi melakukan upaya penggelapan terkait serapan anggaran senilai Rp 4 miliar tahun anggaran 2019, Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung – Hengki A Jazuli, angkat bicara.

“Ya, beredar kabar bahwa ada pemutusan kontrak kerjasama sepihak pada sejumlah media. Ini menimbulkan kecurigaan yang sangat negatif,” ungkap Hengki, diruang kerjanya di Bandar Lampung. (14/7).

Adapun informasi tersebut akan dia perjelas dengan membuka posko pengaduan, guna mengetahui berapa sesungguhnya media yang diperlakukan seperti itu sekaligus juga untuk mendata nilai anggaran kontraknya. “Tahun ini, Humas Pemprov Lampung mendapat alokasi sekitar Rp 4 milyar dari APBD 2019,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Hengki ini, selanjutnya, ia akan membentuk tim advokasi untuk menanyakan hal ini, kepada pihak Pemprov Lampung. “Bila tak mendapat respon positif, kami akan mendaftarkan gugatan ke PTUN Lampung,” tandas Hengki.

Bila terbukti, sambung Bang Hengki, bahwa Pemprov Lampung salah di mata hukum karena memutus kontrak secara sepihak, maka Tim Advokasi AWPI Lampung akan membawa persoalan ini ke tahap selanjutnya.

“Itu jadi landasan kami untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana terkait upaya penggelapan anggaran,” tuturnya.

Meski begitu, dia menyadari untuk melakukan tahapan-tahapan tersebut memerlukan waktu yang panjang. “Oleh sebab itu kami meminta bantuan semua pihak, terutama kawan-kawan yang merasa dirugikan. Demi terciptanya good governance di Lampung,” harapnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemrov Lampung Heriyansyah membantah adanya pemutusan kontrak sepihak tersebut. “Kata siapa, Hingga kini saya belum mendapat informasi yang jelas soal ini,” kelitnya.

Bahkan, Heriyansyah tak begitu menanggapi soal akan adanya upaya mediasi dan jalur hukum yang akan ditempuh AWPI Lampung.

“Silahkan saja, itu hak mereka. Sejauh ini kami sudah berupaya maksimal untuk mengakomodir rekan-rekan media demi terciptanya keterbukaan informasi publik,” ujarnya (tim)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed