by

Upacara HUT RI Ke-74 Akan Dilaksanakan Di Lapangan Tugu Proklamasi, Pemkab Karawang Disibukkan Perbaiki Fasilitas

Karawang, kabarsebelas.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 74 tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, akan dipusatkan di lapangan tugu Proklamasi Rengasdengklok pada 17 Agustus 2019 mendatang. Namun, sangat disayangkan, lapangan yang akan digunakan sebagai tempat upacara tersebut masih terlihat kumuh.

Lapangan Tugu Proklamasi kini menjadi perhatian Pemda Kabupaten Karawang, karena akan menjadi pusat HUT RI ke 74. Lapangan yang terlihat kumuh disertai sejumlah fasilitas yang rusak, kini mulai diperbaiki. Diawali dari pengecatan, perbaikkan pendopo dan taman akan disulap secara dadakan. Perbaikan lapangan ini melibatkan Dinas PRKP dan PUPR Kabupaten Karawang.

Upaya Perbaikkan Fasilitas Di Lapangan Tugu Proklamasi Terus Dilakukan Dinas Terkait Untuk Persiapan Upacara HUT RI ke-74, pada 17 Agustus Mendatang.

Kabag Kesra Kab. Karawang, Abdul Matin mengatakan, perbaikkan ini membutuhkan waktu 15 hari dan harus selesai termasuk perbaikkan pagar yang sudah rusak, karena tanggal 12 Agustus nanti Bupati Karawang, dr Cellica Nurrachadiana, akan meninjau langsung ke lapangan.

“Ada perbaikkan-perbaikkan yang dinas terkait sudah siapkan. Insya Allah, semua dinas mendukung kebijakkan pimpinan untuk mensukseskan kegiatan yang monumental ini. Mudah-mudahan dalam waktu 15 hari ke depan harus sudah selesai karena akan dipantau langsung Bupati Karawang bahwa tempat ini sudah benar-benar siap,” kata Matin, Selasa (16/07/2019).

Perencanaan Perbaikkan Lapangan Tugu Proklamasi Rengasdengklok dan Sejumlah Fasilitas Oleh Dinas PUPR & PRKP Kab. Karawang, Selasa (16/07/2019).

Dengan dipilihnya lapangan Tugu Proklamasi sebagai tempat upacara, menurut Matin, karena Rengasdengklok memiliki sejarah kemerdekaan RI. Sehingga, upacara yang biasanya dilaksanakan di lapangan Karang Pawitan, untuk saat ini dilaksanakan di Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

“Rengasdengklok ini kan berkaitan langsung dengan sejarah, kenapa tidak di sini? Ini kan sejarah pergerakan kemerdekaan sampai tanggal 16 Agustus itu bendera Merah-Putih dikibarkan di sini. Nah, kenapa baru tahun ini, ini kan bertahap, karena pimpinan kita itu secara intelegen genius. Terus selalu ada inovasi untuk membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat Karawang,” pungkasnya. (dmn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed