Kepala Desa Sakurjaya, Perlu Acungkan Jempol Selama Menjabat

Sumedang, Kabarsebelas.com. Kepala Desa Sakurjaya Kecamatan Ujungjaya, Sumedang ,merasa prihatin dengan kondisi saat ini, karena beberapa pihak sudah bermanuver untuk meraih jabatan kepala desa dengan cara-cara politik negatif demi menjatuhkan kedudukan yang selama ini dijabatnya.

“Sudah ada laporan kepada instansi terkait, dan sempat dipanggil oleh instansi tersebut diminta klafikasi laporan warga, ” kata Jaja, Jum’at (19/7) saat ditemui diruang kerjanya.

Dia menerangkan Geografis Desa Sakurjaya berada di paling ujung dari pusat pemerintahan Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang, kedepannya tidak seperti sekarang ini karena, wilayah Ujungjaya akan dijadikan kawasan industri atau kota masa depan dengan konsep KEI Kota Ekonomi Industri (KEI) ,sehingga bukan saja investor yang akan masuk menanamkan modalnya tetapi warga juga sudah mengincar jabatan orang nomor satu di Desa Ujungjaya.

“Investor sudah mulai mengincar kawasan ini, berimbas kepada jabatan kades juga jadi rebutan, ” terangnya.

“Pro kontra sudah biasa dalam kehidupan, apalagi sekarang mau memasuki tahun politik pergantian kepala desa, membutuhkan kesabaran, keuletan, ketegasan, keberanian serta keramah tamahan harus kita jungjung tinggi,” Ujar Yaya

Semakin tinggi pohon semakin kencang angin menerpa, itulah yang terjadi saat ini kepada kepala Desa Sakurjaya, lanjut, Yaya , mungkin pantaslah bila banyak yang mengisukan negatif seperti yang muncul saat saat ini itu tujuannya untuk pembunuhan karakter padahal masa jabatannya masih jauh, saya sangat menyesalkan dengan adanya oknum yang sengaja ingin menjatuhkan tanpa ada bukti yang bisa di pertanggung jawabkan.

“Bahkan baru baru ini saya telah di panggil oleh intansi terkait di karenakan adanya laporan dari seseorang yang sengaja ingin merusak nama baik saya selaku kepala desa, “ lanjutnya.

Camat Ujungjaya, Didin mengatakan, kepemimpinan Kepala Desa Sakurjaya sangat diandalkan dalam pembangunan dan sosial dan bisa membawa perubahan pemerintahan desa dari yang baik menjadi lebih baik sehingga semua program pemerintah dapat di prioritaskan dengan tepat sasaran kepada masyarakat.

“Selama kepemimpinan kades Yaya, tidak ada masalah malah dalam pembangunan lebih baik dan transparan,” singkatnya.

Menanggapi adanya polemik di Desa Sakurjaya, Ketua LSM Generasi , Wem mengatakan laporan itu seharusnya disertai bukti otentik dengan data, jadi tidak menggunakan laporan lisan saja, karena kalau bicara hukum harus pakai data.

“Bila ada bukti yang bisa menyeretnya, kami acungkan jempol, karena panglima tertinggi adalah hukum,” siapapun tidak ada yang kebal hukum ,”jelasnya.