by

Pedagang Buah Rambutan Dadakan Mulai Ramai di Pantau Labu

-Ekbis-261 views

Aceh Utara , Kabarsebelas.com – Memasuki pertengahan bulan pertengahan Juli ini, musim panen buah rambutan.pedagang buah dadakan mulai ramai disepanjang jalan Panton Labu yang didatangkan dari sentra budidaya rambutan seperti Desa Buket Jrat Manyang,Matang Serdang (Aceh Utara ) maupun Tanah Mwah mulai memasok komoditas ini ke pasar-pasar buah.

Salah seorang pedagang rambutan yang mangkal di kawasan kota Panton Labu , Yahya (35) mengatakan pasokan rambutan saat ini memang melimpah, bahkan kini setiap hari ia bisa memasok rambutan untuk dijual hingga 100 kg dalam sehari. Biasanya stok panen yang melimpah seperti ini akan berlangsung sekitar satu hingga dua minggu.

Dia juga mengatakan pada hari-hari biasa rambutan akan dijual dengan harga Rp 15.000/kg, namun saat musim panen seperti ini bisa lebih murah dengan kisaran Rp 10.000 – 12.000/kg.

“Kalau kita sebagai penjual hanya mengikuti pasar. Kalau ambilnya (harga beli) sudah rendah, ya kita menjualnya ikut rendah. Tetapi kalau ambilnya tinggi, kita juga mengikuti pasar Kalau saat ini memang musim panen rambutan sehingga stoknya banyak, sehingga lebih murah ” ungkap Yahya kepada media ini ,Jum’at(19/7)

Menurutnya saat ini panen yang melimpah yakni rambutan jenis Aceh. Rambutan jenis ini memiliki warna merah terang dengan daging buah tebal dan ‘ngelothok’ serta rasa sangat manis.

Walaupun jenis Aceh, namun rambutan ini untuk wilayah Panton Labu biasa dipasok dari daerah lain. Petani budidaya banyak menyetok rambutan jenis ini ke sentra pasar-pasar buah yang ada di Panton Labu, Aceh Utara

Sementara itu pedagang buah lainnya, Usman(55) mengatakan saat awal-awal panen seperti ini biasanya pembeli akan ramai. Pembeli biasanya rata-rata membeli 1 – 2 kg, namun ada pula yang membeli hingga 3 – 5 kg sekaligus.

“Setiap hari hampir seluruh rambutan yang kami jual selalu habis. Jika tidak habis masih bisa dijual untuk satu sampai dua hari kedepan dan pasti habis, kemudian kembali kami membeli stok lagi,” ungkapnya.

Usman mengaku sebagai pedagang buah ia tak hanya menjual rambutan saja. Jika musim rambutan telah usai, ia akan beralih menjual komoditas buah lainnya yang tengah musim saat itu.

“Karena sebagai penjual buah menjual satu buah saja tidaklah cukup. Setelah satu musim selesai panen maka kami menjual buah lain yang tengah musim,” ujarnya. (ADR)

News Feed