by

DLHK Karawang Besok Gelar Fun Walk

-Lainnya-62 views

Karawang, kabarsebelas.com – Ribuan masyarakat Karawang diprediksi akan memadati Jalan Tuparev, Karawang, Jawa Barat, Minggu (21/07/2019) besok. Pasalnya, DLHK Karawang menggelar jalan santai dalam rangka memeriahkan hari lingkungan hidup sedunia dengan tema “Beat Air Pollution“.

Kepala UPTD Kebersihan Wilayah 1, DLHK Karawang, Luky Mantera mengatakan, kegiatan hari lingkungan sedunia ini diisi dengan kegiatan jalan santai dengan gerakan pungut sampah sebagai bagian kampanye dan promosi program kawasan bebas sampah.

“Diharapkan masyarakat harus menjadi bagian pentingnya pengelolaan sampah dimulai sumber sampah sampai dengan pengelolaan akhir sampah,” ucap Luky saat di konfirmasi Kabarsebelas, Sabtu (20/07/2019) siang.

Luky menjelaskan, program ini merupakan salah satu startegi yang akan diterapkan pemerintah dalam hal pengelolaan sampah. Di samping itu, kawasan bebas sampah nanti yang akan diterapkan bukan berarti kawasan itu tak boleh ada sampah, akan tetapi mengajak seluruh masyarakat beserta pelaku kegiatan agar sampah menjadi lebih tertata dalam pengelolaannya, sehingga tidak terlihat kumuh.

“Sebab semua orang pasti menginginkan lingkungan yang bersih dan asri. Oleh karenanya, ada beberapa mekanisme yang nanti menjadi sistem dalam teknis KBS (kawasan bebas sampah) mulai dari kewajiban masyarakat atau pelaku kegiatan di sekitar KBS yang mewajibkan memiliki tempat sampah masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, menggunakan tempat sampah bagian dalam pengumpulan sampahnya sebelum diangkut yang nantinya berencana.

“Bagi yang tidak menerapkan sistem ini tidak akan dilayani pengangkutan sampahnya, sampai dengan masyarakat atau pelaku kegiatan harus andil dalam kebersihan di sekitar lingkungannya masing-masing,” tukas Luky.

Selain itu, dalam jangka panjang juga akan dibuatkan suatu sistem applikasi untuk pelaporan. Bagi masyarakat yang tidak tertib dalam pengelolaan sampah, maka sistem itu seperti cctv berjalan dimana semua masyarakat bisa berperan untuk melaporkan apabila ada tindakan dari para oknum masyarakat yang tidak tertib dalam pengelolaan sampahnya.

“Mudah-mudahan program pilot project ini yang akan diuji cobakan berjalan sesuai rencana sambil dapat dievaluasi kembali untuk disempurnakan, dan bila dikatakan berhasil kita akan memperluas area KBS ke wilayah yang lainnya. Intinya, kita semua harus punya andil dalam hal pengelolaan sampah,” pungkasnya. (moy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed