by

Pimpinan DPRD Karawang yang Juga Ketua KPPL dilaporkan Ke Polda Jabar Oleh Anggotanya

-Hukrim-109 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Budianto Ketua Koperasi Produksi Perikanan Laut (KPPL) Samudra Mulya Ciparage Jaya, dilaporkan puluhan nelayan Desa Ciparage Kecamatan Tempuran karena diduga penggelapan dalam Jabatan.

Sekitar kurang lebih 60 nelayan melaporkan Budianto, yang juga Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Karawang tersebut ke Polda Jawa Barat, 19 Juli 2019 kemarin, dengan Nomor Laporan Polis : LPB/720/VII/2019/JABAR, tentang perkara tindak pidana penggelapan dalam jabatan, pasal 374.

Hal tersebut dibenarkan kuasa hukum nelayan, M. Gary Gagarin, jika pihaknya telah di beri kuasa oleh kliennya, para nelayan yang menjadi anggota koperasi untuk melaporkan Budianto Ketua KPPL Samudra Mulya Cipareg Jaya.

Laporan tersebut lantaran Ketua KPPL dianggap tidak transparansi soal penggunaan dana koperasi kepada para nelayan anggota koperasi Samudra Mulya. Misalnya, soal dana paceklik, operasional, dan lainnya.

“selama 3 tahun terakhir anggaran dana paceklik KPPL Samudra Mulya mencapai Rp 1,7 Miliar, akan tetapi setelah di kroscek oleh para nelayan penggunaan dana paceklik itu tidak ada sampai Rp 1,7 Miliar, hanya kisaran kurang lebih Rp. 600 jutaan,” ujar Gery, Sabtu (20/7/2019)

Menurut Gery, Hal ini lah yang kemudian dipertanyakan oleh para nelayan anggota KPPL Ciparage Jaya.

Bahkan dari data yang dimiliki, perputaran uang di KPPL Samudra Mulya ini dalam kurun waktu 3 tahun terakhir mencapai kurang lebih kisaran Rp. 50 Miliar.

Atas laporan tersebut, diungkapkan Gery, bahwa kliennya sudah mintai keterangan oleh penyidik Polda Jabar, sekitar 18 pertanyaan diberikan oleh penyidik kepada kliennya, sehingga terungkap bahwa dari laporan pertanggungjawaban pengurus itu banyak yang tidak singkron.

“Ini banyak sekali pos pos anggaran yang tidak digunakan sebagaimana mestinya, bahkan di rapat anggota koperasi, 23 juni 2018 menurut klien kami, pada saat para nelayan yang menjadi anggota koperasi mempertanyakan transparasi anggaran tersebut Budianto malah menimpali dengan marah,”ungkap Gery menceritakannya.

Sehingga akhirnya, para nelayan anggota KPPL Samudra Mulya memutuskan untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak penegak hukum yakni Polda Jabar.

“Kami memutuskan melaporkan kasus ini ke Polda Jabar karena Budianto adalah public figure yaitu selain ketua KPPL juga seorang anggota dewan sehingga dikhawatirkan kasusnya tidak cepat berjalan jika kami melaporkannya ke Polres Karawang,” terangnya.(red)

News Feed