by

Tukang Pijat Keliling Berangkat Ibadah Haji Hasil Menabung 19Tahun

-Lainnya-133 views

Karawang , Kabarsebelas.com – Hasil menabung selama 19 tahun, Sugihartini (62) warga Cikampek Barat Rt 07/15 Desa Cikampek Barat, Kecamatan Cikampek , Karawang, akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji dengan kloter 75 / Jkt,Regu 37 Rombongan 10 , Dia akan berangkat pada 29 Juli mendatang bersama sekitar 400 orang calon jemaah lainnya.

Dia bukanlah orang kaya, wanita paruhbaya yang tinggal dengan satu cucunya. Sejak tahun 2000 rajin menabung dari hasil uang jasa pijat panggilan di wilayah Cikampek dan sekitarnya dalam sehari Ia berusaha menabung Rp 100-200 ribu setelah kebutuhan sehari-hari tetcukupi dan akhirnya pada tahun 2011 mendaftarkan diri ke salah satu Yayasan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH ) Al -Inayah di Karawang.

“Alhamudillah, setelah menabung selama 19 tahun bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci ” kata Sugihartini, Sabtu (20/7) di tempat tinggalnya.

Sugihartini mengaku profesi sebagai tukung pijat digeluti sejak masih gadis berumur 15 tahun, beranjak dewasa menikah dengan Slamet hingga 2015 karena sang suami menghadap yang Illahi lebih dulu setelah mengalami sakit-sakitan.

“Profesi menjadi tukang pijat dilakukan sejak berusia 15 tahun saat masih tinggal bersama orangtua di Solo Jateng, ” katanya.

Sebetulnya, kata Sugihartini keinginannya menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama suami namun takdir berkata lain suami meninggal lebih dulu. Niat itulah yang membuatnya mampu menabung menyisihkan uang sedikit demi sedikit. Setelah mendaftar perempuan setengah baya ini semakin giat melunasi ongkos haji dalam delapan tahun belakangan.

Dia juga berjanji setelah selesai menunaikan ibadah haji, yang akan berangkat pada 29 Juli mendatang, tidak akan meninggalkan profesinya sebagai tukang pijat keliling, karena berkah menggelututi sebagai tukang urut keliling mampu berangkat ke Tanah Suci. Namun Ia mengaku selama satu bulan terakhir tidak lagi melayani jasa pijat katena konsentrasi mengurus keperluan persiapan ibadah haji.

“Selagi diberi kesehatan dan Ridho Allah, setelah pulang berhaji tidak akan meninggalkan prodesi sebagai tukang pijat ” tandas Sugihartini .

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed