by

Kang Jimmy Berharap Perusahaan di Karawang Adil Dalam Perekrutan Tenaker

-Ekbis-52 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Jimmy berharap untuk perusahaan yang ada di Karawang agar adil dalam perekrutan tenaga kerja.

Wakil Bupati Karawang, H. Ahmad Zamakhsyari (Kang Jimmy) mengatakan, misalkan luar Karawang sekitar 40% atau 50%, selanjutnya orang Karawang juga harus 50%. Tidak semua mengharuskan orang Karawang, melainkan ini merupakan sikap adil dari perusahan-perusahaan yang ada di Karawang.

“Saya sering masuk ke perhotelan di Karawang, misal Hotel Grand Citra, Resinda Hotel dan Novotel, tetapi tidak menemukan orang Karawang yang menjadi karyawan hotel tersebut,” beber Jimmy saat mengisi acara hallal bi hallal Asosiasi HRD-GA Karawang dan Deklarasi Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) di Resto Dewi Air, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/07/2019).

Dikatakan Jimmy, Karawang memang belum ada tenaga kerja yang handal untuk perhotelan. Bukan berarti orang Karawang tidak bisa handal.

“Ini menjadi tanggungjawab teman-teman HRD-GA untuk menjadikan masyarakat Karawang menjadi handal dan bertanggungjawab,” imbuh Jimmy.

Ia menambahkan, agar seluruh perusahaan yang ada di Kawasan Industri dan Zona Industri agar masuk menjadi anggota APINDO.

“Kalau ada perusahaan yang tidak mau menjadi anggota APINDO, dasarnya darimana? Makanya saya minta semua perusahaan bergabunglah dengan APINDO, sebab ini asosiasi resmi untuk kepentingan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang dengan pengusaha yang ada di Kabupaten Karawang dan di tengah-tengahnya ada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Deklarator GNIK Karawang, Yunus Triyonggo mengatakan, gerakan ini sebagai bentuk kesadaran perusahaan, khususnya para pimpinan perusahaan yang tergabung di Asosiasi HRD/GA mendukung adanya kebijakkan pemerintah, melalui Kementerian Tenaga Kerja yang nantinya bakal mewajibkan setiap praktisi HRD-GA harus memiliki kemampuan yang bersertifikat.

“Tahun 2021 targetnya, yakni semua praktisi HRD-GA yang ada di setiap perusahaan harus sudah bersertifikasi. Hal ini sebagai bentuk upaya meningkatkan daya saing kita di dunia industri dalam menghadapi jaman globalisasi,” ucap Yunus.

GNIK terbuka bagi umum, lanjutnya, seperti masyarakat ataupun pelajar, khususnya mahasiswa bisa bergabung dalam gerakan ini. Namun, awalnya dimulai oleh para pimpinan-pimpinan yang ada di perusahaan.

“GNIK sendiri bukan hanya untuk para HRD saja. Semua masyarakat yang ingin memiliki kemampuan kompetensi di dunia kerja pun bisa bergabung dalam gerakan ini. Nanti dilatih oleh badan khusus dan memiliki sertifikat yang bisa digunakan dalam dunia kerja,” papar Yunus.

Ia memaparkan, GNIK sudah dimulai sejak Februari 2018 lalu dan sekarang sudah berjalan di 25 area yang tersebar di seluruh Indonesia dan Karawang menjadi salah satunya.

“Harapannya semoga ke depannya dunia kerja kita jauh lebih baik lagi. Dan ini menjadi langkah yang kongkrit dalam mengembangkan kemampuan SDM kita untuk bisa bersaing di dunia internasional,” ucapnya. (amoy)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed