by

Ketua Tuha Puet, Pjs Gechik dan Masyarakat Gampong Awasi Pembangunan Jalan Dari Dana Desa

Aceh Utara, Kabarsebelas.com – Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa Gampong Padang Meria, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara bersama perangkat desa dan ketua Tuha Puet mengawasi pembangunan pekerjaan pengerasan jalan yang bersumber dari Dana Desa (DD).

Pekerjaan Pengerasan Jalan dengan Volume, 3 Meter x 675 Meter itu, dikerjakan dari Dana Desa tahap kedua yaitu 40% dari pagu anggaran yang diterima dana transfer dari APBN. Kepala Desa atau Geuchik terlihat mengawasi bersama – sama dengan Masyarakat, Perangkat Gampong, Babinsa, dan Pedamping Desa.

“Pekerjaan pengerasan yang sedang dikerjakan ini diambil dari Dana 40% tahap kedua, dan dibagi untuk dua dusun. Dusun Ketapang dan Dusun Teungku Dipadang,”Ungkap Azhar selaku Ketua Tuha Puet, Senin (5/8/2019)

Namun, untuk pengawasan pekerjaan Dana Desa itu dilakukan secara seksama, dan terbuka. Apabila nanti ada lebih dana dari sisa pekerjaan proyek desa ditahun ini, pihaknya selaku perangkat desa bersama pejabat sementara (PJ) Gechik, dan semua masyarakat sudah sepakat untuk mewaqafkan dana lebih nanti ke pembangunan Mesjid At- Taqwa.

“Mesjid di Desa kami itu sangat membutuhkan percepatan pembangunan,”ucapnya

Selain itu, tahun ini Gampong Padang Meuria juga melakukan pekerjaan rehab rumah pakir miskin dan warga miskin, sebayak delapan unit rumah, dengan anggaran lima belas juta rupiah, untuk pembangunan satu rumah.

Selanjutnya, nama – nama calon penerima rumah rehab adalah, Nur lela manyak, Jamilah Nafi, Mawardi AR, untuk dusun Teungku Dipadang, dan di Dusun Keutapang, ada Iskandar Ayub, Arahman Yusuf, Umi Salamah, Sudirman, Zainuddin A. Jalil.

Sedangkan Untuk rumah rehab ini rencana akan kita kerjakan pada pencairan dana tahap ketiga nantinya.

“Bagi nama warga calon penerima rumah bantuan rehab, kita seleltif secara bersama – sama, karena kita tidak ingin dituduh pilih kasih,”jelasnya

Harapannya, agar kedepannya masyarakat di Gampong Padang Meria lebih kompak lagi dalam membangun Gampong, dan dapat benar-benar mengerjakan pekerjaan sumber dana desa agar lebih ke arah gotong royong sesuai dengan judul swakelola.

“lewat gotong royong, agar hubungan antara perangkat desa dan masyarakat setempat dapat lebih kompak dalam membangun desa kedepanya,”Tutup Tuha puet. (Malek/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed