by

Pemkab Sumedang Selenggarakan Job Fair Ketenagakerjaan 2019

-Ekbis-123 views

Sumedang, Kabarsebelas.com – Disnakertrans Kabupaten Sumedang giat pameran job fair ketenagakerjaan 2019 yang dihadiri oleh pihak kementerian ketenagakerjaan yang diwakili Direktorat Jenderal pelatihan peningkatan dan produktivitas dan dilaksanakan di halaman Gedung Negara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (07/08/2019).

Direktorat Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri, Kemenaker RI, Muljiana mengatakan, dirinya merasa senang bisa hadir pada event yang sangat berbahagia ini.

“Kami dari kementerian sangat berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan yang dipadukan dengan pameran job fair ini,” kata Muji, di lokasi.

Selain itu, kita padukan juga dengan kerjasama terkait pengembangan Pelatihan Masyarakat kawasan yang kita laksanakan di alun-alun Kabupaten Sumedang ini.

“Saya harapkan masyarakat Kabupaten Sumedang mudah-mudahan dapat terbantu dengan apa yang bisa kita lakukan saat ini, yang penting kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ucapnya.

“Jadi, kalau saya selalu mengatakan rumah besar Kementerian tenaga kerja itu adalah produktivitas, untuk membina hubungan industrial di industri atau perusahaan. Ujung-ujungnya, pasti tingkatkan paling dekat dan yang terakhir. Untuk apa kita mengawasi penerapan norma standar terkait dengan norma standar kerja, ujung-ujungnya agar orang bekerja bisa produktif hari ini?” sambung Muji.

14 Juli 2019 kemarin, Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan, ada 5 sisi terkait dengan lanjutan pembangunan.

Pertama, Presiden berkali-kali menegaskan, pentingnya vokasi di dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia, karena dengan peningkatan kualitas melalui vokasi kita berharap agar masyarakat kita, khususnya calon tenaga kerja itu bisa terserap secara maksimal.

Di dunia kerja dan dunia industri dengan kompetensi yang dimiliki oleh peserta pelatihan, lalu kemudian dengan terserapnya tenaga kerja secara lebih maksimal, maka kita mendorong agar produktivitas tenaga kerja itu bisa ditingkatkan. Sehingga, terkait dengan peningkatan kualitas aspeknya dengan pertumbuhan ekonomi, maka kesejahteraan masyarakat bisa maksimal.

“Saya kira ini dua kegiatan bukan secara kebetulan. Jadi, terkait dengan investasi nanti kalau misalnya tenaga kerjanya sudah kita siapkan sesuai dengan apa yang menjadi tuntutan kompetensi perusahaan, maka kita harapkan, karena Sumedang ini merupakan salah satu penyangga Ibu kota Jawa Barat. Sekiranya Sumedang harus kita kembangkan terkait dengan bagaimana investasi bisa masuk semaksimal mungkin agar Sumedang itu lebih maju,” paparnya.

Selain itu, dengan reformasi birokrasi yang disampaikan oleh Presiden, tentu ini menjadi bagian pekerjaan kita. Apakah hari ini kita sudah menyatakan reformasi birokrasi kita sudah berjalan dengan baik? Tentu ini tantangan kita kedepan terkait dengan reformasi birokrasi. Ini perlu kita tekankan, terutama terkait dengan Sumedang.

“Saya kira ini menjadi penyangga. Pak Sekda punya PR yang besar, yaitu bagaimana reformasi birokrasi itu bisa berjalan secara maksimal. Nah, yang terakhir kita pastikan kata presiden optimalisasi pemanfaatan APBN kebetulan hari ini ada dua kegiatan yang sama-sama dibiayai oleh APBN.

Tentu kita akan melakukan ini dalam rangka kita untuk mendorong agar masyarakat Sumedang bisa bersama-sama memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas memiliki satu keterkaitan yang tidak terpisahkan.

Tentu bicara tentang daya saing, kita sangat berharap Sumedang bisa lebih unggul dari kabupaten lain. Diharapkan sesuai visi misi Sumedang Simpati Jawa Barat Juara.

Sementara itu, Kadisnaker Kabupaten Sumedang, H. Asep Sudrajat menerangkan, kalau kita perhatikan dari dua kegiatan yang bersamaan kita laksanakan pada hari ini, intinya memiliki enzim yang sama pula, yaitu bagaimana kita mendorong agar masyarakat Indonesia lebih khususnya, masyarakat Sumedang ini, harus punya semangat yang terkait dengan peningkatan produktivitas. (indra/deni)

News Feed