by

Ormas LMP Kecam Sikap Arogansi Petinggi PDAM Karawang

-Lainnya-79 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Sikap arogansi petinggi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtatarum Karawang yang mengancam akan mengadu kepada Bupati Cellica setelah ditagih tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh Kepala Bidang PBB dan BPHTB Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kini mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Kecaman kali ini datang dari Ormas Laskar Merah Putih karena menilai sikap petinggi PDAM dinilai arogan, bahkan terlihat seperti anak kecil.

“Ini apa – apaan, mereka yang punya tunggakan, kok malah PDAM yang arogan? Sebentar – sebentar lapor Bupati! Sudah kayak anak kecil saja,”Ujar Andri Kurniawan Kabid Polhukam LMP Marcab Karawang, Minggu, (11/8/2019)

Mestinya kata Andri, Bupati selaku owner tidak mesti dipusingkan dengan perihal teknis seperti itu, karena itu urusan management, yang cukup diurus oleh tingkatan Direksi saja.

“Buat apa owner mengangkat Direksi kalau untuk urusan teknis saja masih harus lapor owner. Mending di evaluasi, bila perlu ganti saja sudah Direksinya,”tegas Andri

Dirinya sangat menyayangkan, untuk urusan kewajiban pada Negara saja mesti nunggak. Padahal setiap Tahunnya PDAM selalu mendapat penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Lalu uang laba di kemanakan dan untuk apa saja? Sehingga untuk PBB saja harus nunggak,”tanyanya

Lanjut Andri, jika benar memang ada tunggakan PBB, ia meminta tinggal cari solusi dan bayar, bukan malah mengancam mau lapor Bupati. Kemudian jika memang dalam laporan keuangan pada tahun – tahun tertentu ada bukti keluar uang yang di peruntukan untuk pajak, tapi ternyata tidak di bayarkan? Tinggal di telusuri, kemana itu uang?

“jika ada yang menyalahgunakan, berarti sudah menjadi persoalan hukum lagi,”katanya

Sementara itu PDAM Tirta Tarum, saat ini tercacat memiliki tunggakan PBB sekitar 5 tahun, terhitung dari tahun 1996, tahun 1997, tahun 1998, tahun 2007 dan tahun 2017 lalu.

Tunggakan PBB PDAM Tirtatatum yang tercatat di Bapenda saat ini Rp. 420.694.642, selama 5 tahun, sedangkan wajib pajak PBB tagihan pertahunnya sebesar 11 Jutaan.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed