Ono Surono: Hikmah Idul Adha Untuk Penguatan Kebangsaan

Kabarsebelas.com – Bagi Umat Islam setiap tanggal 10 Dzulhijjah merupakan hari suci yang wajib dirayakan. Hari yang kita kenal dengan Iedul Adha atau dalam khazanah keislaman Indonesia sebagai hari raya kurban atau lebaran haji.

Perintah kurban sebagaimana firman Alloh SWT dalam surah Alhaj ayat 34-35 dan Asshaffat ayat 103-107 yang kami pahami, esensi perintah berkurban dalam surah tersebut adalah kesediaan untuk tunduk dan patuh terhadap perintah Alloh SWT sebagai ekspresi keimanan kita. Sebagaimana diteladankan Nabi Ibrahim AS.

Berikutnya berkurban adalah bentuk ibadah sosial yang mengembalikan rasa kemanusiaan kita. Kesediaan, keikhlasan, kerelaan kita berbagi kepada orang miskin yang tidak seberuntung kita.

“Pada momentum idul adha ini lewat pemberiaan daging kurban, kita hendak membangun kembali rasa senasib sepenanggungan sebagai sebuah bangsa,”ujar Ono Surono Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Selasa.

Kami berharap apa yang kami rasakan juga juga dirasakan oleh saudara sebangsa setanah air kita, daging kurban merupakan simbol kepedulian, keberpihakan dan kerelaan untuk berbagi sebagai bentuk kecil apa yang kami maknai sebagai pengorbanaan.

Lebih dari itu, dalam momen idul adha kali ini kami berikhtiar untuk menjadikan berkurban bagian dari merajut kembali solidaritas sosial kita, yang muaranya berujung pada semakin kokohnya persatuan Indonesia.

“Kami sadar sepenuhnya apa yang kami kurbankan hari ini belum sebanding dengan apa yang diteladankan oleh para pendahulu kita untuk hikmat kemerdekaan lewat nyawa, darah dan air mata,”katanya

Lanjutnya, Proklamasi lekat dengan nuansa pengorbanan. Hikmat kemerdekaan tidak mungkin terwujud tanpa kesediaan berbagi antar elemen bangsa. Spirit idul adha sangat terkait dan tepat dengan kebutuhan menguatkan ikatan kebangsaan kita hari ini.

Seperti yang pernah Bung Karno sampaikan bahwa “dalam setiap pengorbanan ada kemuliaan”. Semoga menjadi ikhtiar yang diridhoi Alloh SWT.(red)