by

Kerugian Akibat Bencana Kebakaran Capai Rp6,5 Miliar di Sumedang

Sumedang, Kabarsebelas.com – Kegiatan simulasi pemadam kebakaran pada beberapa lembaga instansi kesehatan RSUD, RSU Swasta, perbankan, dan perusahaan serta lembaga lain, berdasarkan Perda No.3 tahun 2017, gencar dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Bidang Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Sumedang. Pasalnya, untuk meminimalisir bahaya kebakaran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sehingga bencana seperti ini tidak terus berlarut-larut terjadi.

Kabid Penanggulangan Kebakaran pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang, Dadan menjelaskan, hal ini tertuang berdasarkan Perda dan surat edaran Bupati No.467/3322/Satpol PP, prihal himbauan antisipasi kebakaran dan bencana lain tertanggal 25 juni 2019.

“Kegiatan simulasi itu kami lakukan supaya semua kalangan, baik pemerintah dan masyarakat bisa lebih tahu bagaimana penanggulangan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba,” ujar Dadan saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Prabu Geusan Ulun No.9, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (23/08/2019).

Karena beberapa bulan ke belakang, kata Dadan, bencana demi bencana dialami warga Sumedang. Yang terakhir, beberapa waktu lalu, terjadi kebakaran hutan di area Gunung Tampomas daerah Kecamatan Congeang, Jawa Barat.

Kejadian bencana kebakaran terhitung sejak awal kemarau melanda Sumedang. Dari data pertengahan Juni 2019, kebakaran dan bencana lain sudah mencapai 43 peristiwa dengan jumlah kerugian yang ditaksir hingga mencapai Rp2.356.500.000.

Agustus 2019 bertambah menjadi 65 peristiwa dan diperkirakan kerugian mencapai Rp6,5 miliar lebih.

Dadan juga menjelaskan, maksud dan tujuan, tiada lain untuk menghimbau kepada seluruh warga agar lebih berhati-hati. Dan Bupati Sumedang melalui surat edarannya, para SKPD khususnya, camat, selain antisipasi agar melakukan identifikasi data rawan kebakaran dan bencana lainnya, serta koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait baik dari upaya pencegahan maupun penanggulangan bencana kebakaran. (Deni)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed