by

BPD Bersinergi Dengan Pemdes Karang Asih Melalui Pengawasan

Bekasi, Kabarsebelas.com – Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam melakukan pengawasan penyerapan anggaran desa berdasarkan Permendagri Nomor 110 Tahun 2016, yakni salah satu tupoksi BPD adalah pengawasan.

Ketua BPD Karang Asih, Gilang Bayu Nugraha mengatakan, ia bersama anggotanya akan mengawasi APBDes di tahun 2019 dengan baik, agar tepat sasaran dalam penggunaannya.

“Ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada celah hukum di dalam penyalagunaan anggaran desa yang merugikan masyarakat,” kata Gilang di ruang kerjanya, Jumat (30/08/2019).

Selain itu, pihaknya juga mensupport dan mendukung pemerintah desa di bawah kepemimpinan Kepala Desa Karang Asih, Samsu Dawam yang ingin menjadikan wilayah Karang Asih lebih baik, maju dan sejahtera sesuai dengan visi dan misi desa yang tertuang dalam RPJMDes selama enam tahun kedepan.

Gilang mengungkapkan, sejumlah pembangunan yang sudah dijalani Desa Karang Asih, diantaranya infrastruktur jalan hampir 95 persen dalam kondisi cor, pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TPU) sepanjang 300 meter, rumah sehat sebanyak 6 rumah berada di dusun 1, dusun 2 dan dusun 3.

“Untuk kriteria rumah sehat diperuntukkan bagi warga tidak mampu dan orangtua jompo,” ucapnya.

Diketahui, APBDes Karang Asih di tahun 2019 mengalami kenaikan 10 persen. Tahun ini mencapai Rp4.587.799.400 dari tahun sebelumnya sebesar Rp4,2 miliar.

Berikut rincian APBDes Karang Asih meliputi;

1. PADes yang mencapai Rp62.400.000.

2. APBN dengan capaian Rp6,15 miliar, PBH sebesar Rp1,473.871.000.

3. ADD mencapai Rp914.240.000.

4. Bantuan keuangan dari Kabupaten Bekasi untuk RT/RW mencapai Rp495.600.000,

5. Tukang gali kubur sebesar Rp14.400.000.

6. Banprov sebesar Rp127.288.000.

Sementara itu Belanja Desa, yakni :

1. Bidang Penyelenggaraan Pemdes Rp2.251.316.000.

2. Bidang Pembangunan Desa mencapai Rp1.362.797.000.

3. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan sebesar Rp641.296.400.

4. Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp67.400.000.

5. Dana Darurat mencapai Rp15.000.000.

6. Penyertaan Modal Bumdes Rp250 juta.

Di tahun 2019 ini, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) baru terealisasi. Adapun penyerapan anggaran di tahap I dialokasikan untuk produksi Bandeng Turangga, panggung (sewa-menyewa).

“Saya berharap agar BUMDes bisa bermanfaat khususnya bagi warga Karang Asih dan bisa mendongkrak PADes,” pungkasnya. (Fajar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 comments

  1. 574686 753073Hey mate, .This was an excellent post for such a hard subject to talk about. I appear forward to seeing a lot of a lot more excellent posts like this 1. Thanks 918703

News Feed