by

Polres Tulang Bawang Tindak 2.797 Pelanggar Selama Operasi Patuh Krakatau 2019

-Hukrim-36 views

Tulang Bawang, Kabarsebelas.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulang Bawang menggelar Konferensi Pers hasil pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019, hari Rabu (11/09/2019), sekitar pukul 13.50 WIB, di Mapolres setempat.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Eko Nugroho, SIK bersama Kasat Lantas AKP Agustinus Rinto, SE, MH, Kasubbag Humas Iptu Endri Junaidi, Kanit Regident Satlantas Iptu Amsar, S.Sos, Kasi Propam Ipda Wagimin dan Kanit Turjawali Satlantas Ipda Budiyono.

Wakapolres mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, MH mengatakan, Operasi Kepolisian ini merupakan intruksi dari Mabes Polri yang dilaksanakan serentak di seluruh indonesia selama 14 hari mulai tanggal 29 Agustus 2019 s/d 11 September 2019.

“Selama berlangsungnya operasi, petugas kami berhasil menindak sebanyak 2.797 pelanggar, dengan rincian 2.643 penindakan dengan menggunakan blanko tilang dan 154 teguran,” ujar Kompol Eko.

Adapun rincian dari penindakan dengan menggunakan blanko tilang tersebut berupa STNK (surat tanda nomor kendaraan) 1.556 lembar, SIM (surat izin mengemudi) 982 keping dan kendaraan bermotor sebanyak 105 unit (roda dua 102 unit, roda empat satu unit dan roda enam dua unit).

Jenis pelanggaran yang mendominasi selama berlangsungnya operasi ini adalah tidak menggunakan helm SNI sebanyak 563 pelanggar dan tidak menggunakan safety belt (sabuk pengaman) sebanyak 486 pelanggar.

“Adapun rincian kendaraan yang terlibat pelanggaran selama berlangsungnya operasi yaitu sepeda motor 1.345 unit, mobil barang 896 unit, mobil penumpang 305 unit dan mobil bus 97 unit,” ungkap Kompol Eko.

Sedangkan profesi dari pelaku pelanggaran yang ditilang dengan rincian Karyawan / Swasta 1214 orang, Sopir 385 orang, Pelajar / Mahasiswa 286 orang, PNS (pegawai negeri sipil) 169 orang dan lainnya 589 orang.

Pada pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 bila dibandingkan dengan tahun 2018 mengalami peningkatan dari 724 menjadi 2.797. Pada tahun 2018 yang melakukan pelanggaran ada 724 terdiri dari 649 tilang dan 75 teguran, sedangkan pada tahun 2019 ada 2.797 pelanggar terdiri dari 2.643 tilang dan 154 teguran.

“naik sebanyak 2.073 pelanggar atau 286 persen,”pungkasnya.(Andi Irawan )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed