by

LSM Hingga Anggota Dewan, Bela Nasib PKL

Sumedang, Kabarsebelas.com – LSM Brantas kecam pelaksanaan pembangunan renovasi alun-alun karena tidak ada sosialisasi kepada para pedagang yang sehari-hari berjualan di lokasi jantung kota.

Ketua LSM Brantas dan juga selaku Wakil Ketua Bidang OKK KB FKPPI PC-X10 Kabupaten Sumedang, Deddy Rongkah mengatakan, dari hasil selidik hari ini dan informasi, para pedagang masih mengeluh menunggu penjelasan dari pelaksana proyek maupun pemerintah. Hingga saat ini, tidak ada pemberitahuan dan sosialisasi terhadap mereka (para PKL, red), dan juga pedagang di kios alun-alun Sumedang yang berlokasi di Jalan Soeria Atmadja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Selain itu, saat dikonfirmasi kepada pendamping pelaksana dari pihak perusahaan pemenang lelang, Yaya mengaku, tidak tahu-menahu soal siteflannya seperti apa, pembongkaran dan pembuatan memang sudah dimulai sejak kemarin, dan besok kemungkinan serentak pemasangan pembatas pagar proyek.

Mewakili para pedagang, Yayat meminta adanya sosialisasi terlebih dahulu dan jangan sampai merugikan para pedagang. “Kami minta sebelum adanya pembongkaran, mohon ada sosialisasi terlebih dahulu,” ucapnya, Senin (16/09/2019).

Hal senada dilontarkan anggota DPRD Kabupaten Sumedang, Titus Dyah, selaku Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (PKL) mengatakan, pemerintah harus lebih awal mensosialisasikan kepada para pedagang melalui surat.

“Jangan sampai menganggap remeh mereka yang hingga saat ini mengeluh. Jangankan mendapatkan kepastian relokasi dagang atau konpensasi, pemberitahuan tertulis melalui surat saja tidak ada. Jadi, saya harapkan perhatikan nasib mereka,” pungkasnya. (Deni)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

21 comments

  1. 179189 905825Hiya! Amazing weblog! I happen to be a day-to-day visitor to your web site (somewhat a lot more like addict ) of this site. Just wanted to say I appreciate your blogs and am looking forward for a lot more! 721033

News Feed