by

Penanganan Stunting 4.0, Sumedang Gelar Workshop

Sumedang, Kabarsebelas.com – Pemeritah secara nasional sangat memperhatikan seluruh warga Indonesia dengan kesehatan masyarakat supaya tidak memasuki klasifikasi stunting dan terhindar yang di antaranya termasuk gizi buruk.

Dalam hal ini Pemkab Sumedang menggelar workshop dalam penanganan stunting mulai dari aparatur tenaga kesehatan, tingkat desa, kecamatan, hari ini bertempat di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Jalan Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (18/09/2019).

Bupati Sumedang, H. Doni Ahmad Munir mengatakan, sedini mungkin penanganan atau meminimalisir pertumbuhan penyakit stunting dengan tujuan memberikan arahan kepada masyarakat.

“Mulai dari ibu mengandung dan yang memiliki balita, terutama kita harus lebih memperhatikan kepada masyarakat bawah,” ujar Doni.

Namun, stunting ini lebih luasnya segala kalangan penduduk harus bisa mencegah dikarenakan bukan hanya mereka dari rakyat kecil tetapi bisa juga menimpa kita yang umumnya terlihat sehat dan belum tentu itu benar.

Sementara iti, sebagai narasumber UNPAD Bandung, Prof. Dr. Budi Setiabudiawan memaparkan, penanganan stunting bukan hanya balita atau ibu hamil saja, tetapi remaja maupun kita yang sedang memasuki usia lanjut dinilai penting untuk selalu dikontrol terkait dengan gizi, pencernaan bahkan sampai tingkat kemampuan fisik dalam ketahanan tubuh untuk menjalankan bagian fungsi yang dinilai bisa ada penurunan atau kelainan yang mungkin ada kaitannya dengan stunting.

“Dinilai dari tenaga kesehatan Sumedang sudah cukup mumpuni, melakukan penanganan penyakit yang dikenal stunting, dan yakin bisa lebih optimal, baik dari pelayanan maupun teknis lainnya,” pungkasnya singkat. (Deni)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed