by

Menolak Dibiayai APBD, Kiayi dan Santri Udunan Untuk Memperingati Hari Santri Naaonal

-Lainnya-88 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Sukseskan hari santri nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober para kiayi dan santri sepakat tidak akan menggunakan anggaran dari APBD Kabupaten Karawang. Rencanya para kiayi dan santri akan melakukan udunan serta swadaya masyarakat untuk mensukseskan acara peringatan hari santri.

Hal tersebut disampaikan Kiayi Ade Fatahillah Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Karawang, alhamdulillah kita telah berkumpul dan para kiayi telah memberikan fatwa untuk pembiayaan serta segalanya untuk mensukseskan acara hari santri nasional, itu dari swadaya masyarakat.

“kita semuanya ijtimatnya hanya kepada Allah, karena kita cinta kepada santri, maka untuk pembiayaan hari santri kita swadaya bersama masyarakat,”Ujar Kiayi Ade Fatahilah, Kepada awak media, Senin (30/9/2019)

Menurutnya, kiayi dan santri itu sudah terbiasa mandiri dalam melakukan sebuah kegiatan, apalagi dengan di suport oleh masyarakat sehingga kegiatan hari santri insya Allah barokah.

“karena cinta kepada ulama, kita sudah terbiasa mandiri, insya Allah acara hari santri akan kita sukseskan bersama,”terangnya

Sementara itu, para kiyai juga telah bersepakat uang sebesar Rp 30 juta yang dianggarkan untuk kegiatan hari santri nantinya akan dikembalikan lagi kepada Pemerintah Daerah. Ia menyebutkan bahwa para santri tidak berhak karena itu uang rakyat.

“kita akan kembalikan, karena itu uang rakyat, masih banyak jompo, yatim piatu yang membutuhkannya,”tegaanya

Dipertegas olehnya bahwa kegiatan hari santri nanti itu tidak memakai uang APBD sedikitpun dan itu semuanya dilakukan atas swadaya masayarakat untuk mensukseskan acara peringatan hari santri Nasional.

Kemudian Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamaksyari, yang juga panglima santri Kabupaten Karawang, memohon maaf kepada seluruh umat islam di Kabupaten Karawang, bahwa ia belum bisa mensuport anggaran sepenuhnya untuk hari santri, hanya sekitar Rp 30 Juta rupiah.

“saya minta maaf karena keterbatasan wewenang yang saya miliki tidak bisa berbuat banyak, yang namanya wakil hanya bisa memberikan saran, keputusan itu bukan ada di tangan saya keputusan itu ditangan yang mempunyai kebijakan yaitu ibu Bupati atasan saya, sekali lagi saya mohon maaf,”jelas Wakil Bupati Karawang.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

News Feed