by

Rahmat Toleng : Birokrasi Payah, Lambat Tangani Pencemaran Sungai Cilamaya

Jawa Barat, Kabarsebelas.com – Lambatnya penanganan pencemaran Sungai Cilamaya Karawang, Birokrasi Pemerintahan di Jawa Barat dianggap payah. Pasalnya, hingga saat ini Sungai Cilamaya yang menghitam tercemar limbah belum juga ditangani oleh Pemerintah Jawa Barat.

Rahmat Hidayat Djati Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKB, menyayangkan lambatnya penanganan Sungai Cilamaya Karawang. Padahal ia selalu mengingatkan soal urusan Sungai Cilamaya kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Sekertaris Daerah Jawa Barat, bahkan kepada Gubernur Jawa Barat agar bertindak akseleratif.

“seperti yang saya sampaikan kemarin, tiap hari saya mengingatkan soal urusan pencermaran sungai Cilamaya, agar Gubernur bertindak akseleratif,”Ujar Rahmat Toleng Sapaan akrabnya, Senin (30/9/2019) ketika dihubungi via telepon

Memang kata Rahmat Toleng, cara kerja birokrasi berdasarkan pada anggaran, begitu dilihat dibukunya tidak ada anggaran soal penanganan pencemaran limbah sungai Cilamaya malah di bilang tidak tau.

“Birokrasi kita memang payah,”katanya

Lanjut Rahmat Toleng, sebetulnya Gubernur punya diskresi dalam menentukan kewenangan dan memutuskan kebijakan yang terpenting Gubernur juga dibekali anggaran untuk biaya cadangan atau biaya bencana.

“kita doakan dan terus monitor semoga pak Gubernur segera melihat bahwa ini penting buat penyelamatan lingkungan, alam dan masyarakat kita di sepanjang sungai Cilamaya ini,”Pungkasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed