by

Karang Taruna Rengasdengklok Selatan Dituntut Kembalikan Uang BUMDesa

Karawang, Kabarsebelas.com – Tak kunjung merealisasikan pembangunan auning (tenda) bagi para pedagang, BUMDesa Rengasdengklok Selatan menuntut Karang Taruna setempat segera mengembalikan modal yang diberikan BUMDesa. Hal tersebut diungkapkan dalam rapat dengar pendapat antara BPD dan BUMDesa Rengasdengklok Selatan, Rabu (02/10/2019).

“Apabila Karang Taruna tak kunjung merealisasikan, tentunya kami dari BUMDesa akan menarik kembali dana tersebut ke rekening BUMDesa untuk digunakan usaha lain,”Ungkap Tohir Ketua BUMDesa Rengasdengklok Selatan.

Rapat sengaja digelar di Aula Desa Rengasdengklok Selatan, setelah banyaknya masyarakat terutama para pedagang kaki lima disekitaran Bojongtugu mempertanyakan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kapan pembangunan auning bisa direalisasikan. Padahal BUMDesa Rengasdengklok Selatan sendiri sudah menggelontorkan dana sebesar Rp.50 juta sejak tahun 2018 lalu kepada Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan sebagai modal pembangunan auning tersebut.

“Kerjasama sudah berlangsung sejak Desember 2018, namun sampai saat ini jangankan bagi hasil, untuk realisasi pembangunan auning nya saja belum,” imbuhnya.

Dijelaskan Tohir, dana yang berasal dari Dana Desa (DD) tahap 3 tahun 2018 tersebut awalnya akan digunakan untuk usaha billing pembayaran tagihan. Namun karena desakan Karang Taruna akhirnya dana tersebut diberikan kepada Karang Taruna sebagai modal dengan perjanjian kerjasama bagi hasil.

“Semenjak penyertaan modal tersebut hingga kini wacana pembuatan tenda bagi PKL belum terwujud, dan hampir setahun belum juga ada kejelasan, BUMDesa pun telah berkali-kali menanyakan kepada Karang Taruna, kapan rencana pembuatan tenda itu dilaksanakan,” jelasnya.

Sementara Ketua Karang Taruna Rengasdengklok Selatan tak hadir dalam rapat tersebut, meskipun sudah diundang BPD. Menyikapi hal tersebut, BumDesa akan mengambil langkah melakukan pemanggilan.

“Kita sudah beberapa kali melakukan pemanggilan tetapi dia tidak pernah datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) sebagai stakeholder yang bertanggungjawab atas area monumen Tugu Proklamasi, Okih Hermawan, membenarkan adanya wacana pembuatan tenda-tenda dengan tujuan membuat rapih para PKL disekitaran area monumen Tugu Proklamasi.

“Pada akhir tahun 2018, Disbudpar kedatangan berbagai pihak, Kecamatan Rengasdengklok, Kades, BUMDesa, Karang Taruna Rengasdengklok Selatan, yang membahas wacana tersebut. Kami dimintai pendapat, sehingga kami menyarankan menempuh proses perizinan, tetapi hingga saat ini belum ada sama sekali tembusan tentang sejauh mana perkembangan dari pelaksanaan rencana tersebut,” paparnya. (Yaya Risbaya)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 comments

  1. 22770 478948This internet website is actually a walk-through for all with the information you wanted about this and didnt know who to ask. Glimpse here, and you will certainly discover it. 542429

  2. 147134 45743for but yet another wonderful informative post, Im a loyal reader to this blog and I cant stress enough how a lot valuable information Ive learned from reading your content. I genuinely appreciate all of the hard work you put into this fantastic weblog. 744573

  3. 948507 882839A person essentially lend a hand to make significantly articles I may well state. That is the quite 1st time I frequented your site page and up to now? I amazed with the research you produced to create this certain publish incredible. Fantastic activity! 906837

News Feed