by

Jelang Aksi FPHI Banyak Anggotanya Yang di Intimidasi

Kabupaten Bekasi, kabarsebelas.com –  Jelang aksi Front Pembela Honorer Indonesia, banyak anggota FPHI yang di intimidasi oleh Pihak Sekolah dan oleh Pihak Dinas Pendidikan, bahkan Persatuan Guru Republik Indonesia pun yang selama ini menaungi para guru ikut mengintimidasinya, intimidasi tersebut berupa akan dikeluarkan dari Sekolah.

“Banyak rekan-rekan kami menjelang aksi di intimidasi mau di keluarkan oleh Pihak Sekolah dan yang mengintimidasi ada dari Sekolah, PGRI Dan dari Dinas Pendidikan,” kata Suhermin ketika di hubungi redaksi kabarsebelas.com melalui ponselnya. Selasa (08/09/2029).

Surat Pemberitahuan dari Dinas Pendidikan Kab. Bekasi

Lebih lanjut, Suhermin mengatakan, bahwa dirinya beserta rekan-rekan honorer yang tergabung di Front Pembela Honorer Indonesia, akan menginap tiga hari, apabila tuntutannya tidak di penuhi.

“Kami akan menginap lima hari, apabila tuntutan kami tidak di penuhi oleh Bupati dalam hal ini Dinas Pendidikan, tapi untuk surat pemberitahuannya satu hari dulu, setelah itu kami perpanjang,” tutup Suhermin yang menjadi Korda FPHI Kabupaten Bekasi.

Diberita kan sebelumya bahwa Front Pembela Honorer Indonesia akan melakukan aksi, pada Kamis (09/10/2019) terkait dengan kebijakan Bupati yang tidak mengikut sertakan dalam pembahasan pemberian SK Tenaga Pendidik Non ASN yang rencananya akan dibagikan. Menurut surat edaran pada tgl 23 Oktober yang di tandatangani H Carwinda selaku kepala dinas pendidikan kabupaten Bekasi. (Red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed