by

Amud, Mantan Kades Kutamekar Diduga Korupsi Baju Seragam Linmas

Karawang, kabarsebelas.com – Amud mantan Kepala Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel – Kabupaten Karawang, Jawa Barat diduga korupsi dana baju Perlindungan Masyarakat (Linmas), karena selama Amud menjabat hanya dapat dua kali baju seragam sedangkan anggrannya setiap tahun selalu dianggarkan.

Disampaikan oleh Alek wakil satgas Linmas Desa Kutamekar, bahwa dirinya hanya 2 kali menerima baju seragam linmas semasa Amud menjabat sebagai Kepala Desa Kutamekar. Yang pertama ia terima diawal tahun Amud menjabat, dan yang kedua ia terima diakhir tahun Amud menjabat sebagai kepala Desa Kutamekar.

“Semenjak Pak Amud menjabat, baru dua kali mendapatkan baju sama yang saya pakai saat ini selama enam tahun. sedangkan untuk pembagiannya menuntut, yang pertama seragam baju, sedangkan sepatunya belakangan,” kata Alek, Jumat (11/10/2019).

Hal serupapun disampaikan oleh Jajang, sebagai Satgas Linmas Kutamekar yang membeberkan bahwa Linmas hanya mendapatkan dua kali seragam Linmas selama Amud menjabat, “Ya memang masalah baju itu memang benar, hanya pertama saja mendapat satu kali, dan kemarin dapat lagi,” kata Jajang Danru Linmas Kutamekar, Jumat (11/10/2019).

Lanjut Jajang, kalau mengacu ke anggaran, bahwa limas sudah ada anggarannya setiap tahun untuk membeli baju seragam, namun faktanya ini hanya dua kali dalam 6 tahun. Iapun berharap mendapatkan baju seragam minimal dua tahun sekali, sehingga baju yang dipake tetap terlihat bagus dan rapi.

“Memang menurut aturan anggaran ada setiap tahunnya, ya minimal dua tahun sekalilah gak apa-apa dapat baju seragam, kan sudah ada anggarannya,” kata Jajang kepada kabarsebelas.com, Jumat (11/10/2019).

Jajang pun merasa aneh dengan anggaran baju seragam Linmas Desa Kutamekar, karena anggaran setiap tahunnya selalu dianggarkan, akan tapi bentuk fisiknya tidak ada, sehingga menjadi pertanyaan, dikemanakan anggaran tersebut, “Anggaran setiap tahun ada, tapi entah kemana masuknya anggaran tersebut,” jelasnya.

Iapun menjelaskan, jumlah Linmas di Kutamekar sebanyak sepuluh orang. Yang harusnya dari sepuluh orang ini mendapatkan baju seragam setiap tahunnya, namun masing-masing hanya mendapatkan dua stel selama enam tahun, selama Amud menjabat.

Ia mengharapkan Pemimpin Desa atau Kepala Desa yang jadi nanti agar mampu mengayomi masyarakat, karena menurutnya siapun yang jadi, tentunya dialah Pemimpin di Desa Kutamekar, “Semoga Kepala Desa yang akan datang bisa membawa perubahan yang lebih baik,” tutupnya. (Daman)

News Feed