by

Nama Kabag Umum Di Catut MA, Ketua LMP Angkat Bicara

-Lainnya-131 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Soal adanya pihak yang merasa dirugikan oleh MA mantan bendahara bagian makan dan minum (Mamim) di Bagian Umum Sekertariat Daerah karena telah meminta dana talang sebesar 100 juta kepada pihak ketiga, atas dasar perinta Kepala Bagian (Kabag) Umum, LMP Cabang Karawang angkat bicara.

Menurut Ketua LMP Cabang Karawang, Awandi Siroj, setelah ia berkomunikasi dengan Kepala Bagian Umum Sekertariat Daerah Kabupaten Karawang, bahwa Kepala bagian umum tidak pernah merasa memerintahkan mantan bendahara mamim yang berinisial MA untuk mencari dana talang. Jika hari ini somasi ditujukan kepada Kepala Bagian umum itu salah alamat.

“Soal dia di rugikan, lalu mengambil upaya hukum, baik somasi atau membuat Laporan Polisi (LP). Memang itu sudah menjadi haknya. Tapi yang di sayangkan, kenapa somasi itu di tujukan ke Kabagnya? Ya walau pun memang berdasarkan keterangan MA. Bahwa perbuatannya tersebut atas perintah perintah Kabag. Tetapi, setelah saya konfirmasi kepada Kabag Umum. Beliau menyangkal, tidak pernah merasa memerintahkan mantan Bendaharanya untuk mencari dana talang,”jelas Awandi Siroj, Jumat (18/10/2019)

Karena ini sudah berkaitan dengan nama baik Kabag Umum secara pribadi maupun secara kelembagaan Pemerintahan, apa lagi hal itu sampai di publish ke media massa. Masalahnya, kalau sudah terpublish, walau pun menggunakan bahasa patut di duga? Yang namanya publik sudah banyak yang membaca pemberitaan di media massa, tetap akan berasumsi negatif.

“Kenapa sih tidak ada upaya konfirmasi terlebih dahulu kepada Kabag Umum. Untuk mempertanyakan, benar tidaknya itu atas dasar perintah Kabag Umum? Kan bisa sebelum melayangkan somasi dan mempublish melalui media massa, melakukan upaya konfirmasi secara lisan atau via telepon,”katanya

Seharusnya kata Awandi, somasi itu di tujukan kepada MA, bukan kepada Kabag Umun, karena jelas – jelas yang berhubungan langsung dan menerimanya MA, dan Kabag Umum dengan tegas membantah, tidak pernah memerintahkan MA untuk mencari dana talang mamim, bahkan beliau menantang untuk melakukan pembuktian.

“Saran saya, jika memang terbukti Kabag Umum tidak terlibat. Saya meminta agar nama baiknya secara pribadi, maupun secara kelembagaan, agar di rehabilitasi nama baiknya. Ini berkaitan dengan nama baik seseorang, dan nama baik Pemerintah. Apa lagi di situ alasannya untuk Mamin kantor Bupati, kantor Wakil Bupati, kantor Sekda dan ruang lingkup Setda lainnya,”pungkasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

News Feed