by

Ini Kata Dishub Karawang Soal Setoran Linmas ke Desa Kutamekar

Karawang, kabarsebelas.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang, Jawa Barat Arief Bijaksana Marguyo, ia tidak tahu ada pungutan uang terhadap kedaraan yang mau masuk ke PT. Pindodeli ll yang dilakukan oleh Linmas, sedangkan uangnya disetorkan ke Desa Kutamekar sebesar 100 Ribu Rupiah Perharinya.

Menurut Arief, ia tidak tahu bahwa ada Linmas yang melakukan pungutan terhadap pengendaraan yang ngankut barang yang masuk ke PT. Pindodeli ll di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang.

Karena Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang belum mendapatkan informasi dan tidak pernah memerintahkan Linmas untuk melakukan pungutan.

“Kalau sepengetahuan saya tidak ada yang namanya retribusi, karena kalau dari Dishub tidak ada dan saya tidak tahu soal pungutan itu” kata Arief, saat dihubungi via telphone, Rabu (23/10/2019).

Seperti yang diungkapkan Jajang Danru Linmas Desa Kutamekar, beberapa waktu lalu, uang yang diserahkan ke desa 100 Ribu digunakan untuk kebutuhan kantor seperti membayar listrik, membeli tinta printer, dan termasuk Alat tulis kantor yang dibeli dari hasil Linmas.

“Kalau yang udah udah buat bayar listrik, buat beli tinta printer dan kebutuhan di desalah termasuk Alat Tulis Kantor” jelasnya, (11/10/2019).

Adapun penghasilan yang ia dapat hasil Retribusi tersebut perharinya tidak jauh dari 300 ribu rupiah. dari hasil tersebut disisihkan untuk desa 100 Ribu, buat makan, kopi dan rokok 100 ribu selama satu hari satu malam dan sisanya yang 100 ribu di bawa pulang.

“Penghasilannya sehari antara 200 sampai 300 ribu perhari terkadang lebih. kalau dapat 300 ribu ya buat desa 100 ribu, paling buat warung 100 ribu kan 24 jam, ya palingjuga kebagianlah 100 ribu buat pulang,” ungkapnya. (Daman)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed