by

Sri Rahayu : Gagalnya Pembangunan Gedung Maternitas RSUD Karawang Masyarakat Di Rugikan

Karawang, Kabarsebelas.com – Bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 18 Miliar untuk pembangunan gedung maternitas ibu hamil RSUD Karawang tidak terserap, lantaran tender pembangunan gedung maternitas ibu hamil RSUD Karawang digagalkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Hal tersebut dinilai telah merugikan masyarakat Karawang.

Menurut Sri Rahayu Agustina anggota komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, terkait stetmen Dirut RSUD Kabupaten Karawang di salah satu media online bahwa dengan gagalnya tender pembangunan gedung maternitas ibu hamil RSUD Karawang tidak ada yang di rugikan itu dianggap keliru oleh anggota DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi Golkar.

“ya tetap dirugikanlah masa ngga di rugikan, emang duit perusahanmu, ini kan duit rakyat dan harus di manfaatkan oleh rakyat,”tegas Sri Rahayu anggota Komisi V DPRD Jabar saat di hubungi via Whats App, Rabu (30/10/2019)

Lanjut Sri, gagalnya tender pembangunan gedung maternitas RSUD Karawang yang sudah di menangkan oleh PT. Global Tri Jaya, menurut Sri ini sangat aneh.

“Secara admimitrasi sudah selesai dan pemenangnya sudah ada kenapa tiba tiba digagalkan ini aneh,”Jelas Sri

Menurut Sri, kalau memang RSUD Karawang tidak butuh gedung maternitas seharusnya tidak dilakukan proses lelang.

Kemudian kenapa tidak di revisi DED nya dan dialihkan untuk pembangunan yang lainnya, apalagi RSUD salah satu Rumah Sakit dari Enam Rumah Sakit di Jawa Barat yang akan menjadi Rumah Sakit Regional.

“Artinya secara SDM dan Infrasktuktur harus disiapkan,”tegas Sri

“Berarti mereka (pihak RSUD) tidak memiliki perencanaan yang matang sebelumnya, main lelang saja, lalu dengan berbagai alasan menggagalkan kontrak,” katanya menyesalkan.

Ia juga menyayangkan anggaran hibah dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat tersebut harus dikembalikan lagi ke kas daerah Propinsi.

Padahal untuk mendapatkan anggaran bantuan tersebut bukanlah hal yang mudah, dan tidak semua kabupaten/kota bisa mendapatkannya. Dan ini tentunya sangat merugikan warga masyarakat Karawang.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed