Kang Jimmy : Tidak Terserapnya 18 Miliar Untuk Gedung Maternitas, Ada Perencanaan yang Tidak Matang

Karawang, Kabarsebelas.com – Tidak terserapnya anggaran 18 Miliar bantuan Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan gedung maternitas RSUD Karawang karena di gagalkan sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dianggap tidak matangnya sebuah perencanaan.

Bahkan banyak kalangan masyarakat dan pejabat menyangkan dengan stetmen Dirut RSUD Karawang yang mengatakan bahwa masyarakat Karawang tidak merasa di rugikan meskipun tidak ada pembangunan gedung maternitas karena masih ada gedung maternitas yang lama.

Menurut Wakil Bupati Karawang Ahmad ‘Jimmy’ Zamaksyari, kalau memang benar Dirut RSUD Karawang bicara seperti itu ‘masyarakat Karawang tidak di rugukan meskipun tidak ada pembangunan gedung maternitas karena ada gedung maternitas yang lama’ itu sangat di sayangkan.

“yang jadi pertanyaan saya? Kenapa kalau tidak membutuhkan gedung maternitas, mengajukan anggaran tersebut. Artinya disini ada trabel dalam sistem perencanaan. Orang Propinsi sudah baik ngasi duit 18 Miliar buat gedung ibu dan bayi, bagi saya itu langkah yang tidak cerdas,”Tegas Kang Jimmy, Jum’at (1/11/2019)

Kalau seperti ini menurut kang Jimmy, secara umum dengan gagalnya lelang tersebut dirinya sangat menyayangkan bahwa ada perencanaan yang tidak matang.

Kemudian lanjutnya, banyaknya perencanaan yang tidak matang di SKPD yang ada di Karawang, itu karena banyak kepala OPD yang mempunyai visi misi sendiri.

“Dari awal saya meyampaiakn kepada para opd semenjak saya dilantik jadi Wakil Bupati, jangan ada visi misi kepala opd yang ada itu visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih,”Jelasnya

Harusnya kata kang Jimmy, semua kepala opd itu mengacu kepada visi misi Bupati dan Wakil Bupati dalam menyusun APBD, menysun rencana kerja, dan yang lainnya. Visi misi Bupati dan Wakil Bupati itu, Karawang yang adil, makmur dan sejahtera.

“Walaupun yang menyusun pada saat itu tim ya ibu, dari awal sudah kita sampaikan begitu, ini sekarang malah semeraut,”jelasnya lagi

Kemudian jika banyak pihak yang menginginkan Dirut RSUD mundur dari jabatannya, saran kang Jimmy masih banyak jabatan yang kosong tolong lebih di isi terlwbih dahulu jangan kelamaan pakai plt. Karena jika semakin banyak yang kosomg nanti semakin besar kegagalan.

“Kegagalan dalam segala hal, mengeksekusi APBD, perencanaan, penyerapan dan lainnya,”pungkasnya.(red)