by

Kejahatan Gaya Baru di Purwakarta, Tukar Tas di Masjid Sekolah

-Lainnya-224 views

Purwakarta, kabarsebelas.com – Modus kejahatan gaya baru kini merajalela di Purwakarta. Pelaku kini mendatangi masjid masjid yang berada di sekolah. Adapun modus yang dilakukan pelaku yakni diduga menukar tas yang dibawa pelaku dengan tas anak-anak sekolah yang disimpan di masjid.

Seperti halnya yang terjadi pada Daffa pelajar MAN Purwakarta. Daffa terpaksa harus merelakan tasnya yang berisikan buku paket sekolah, al qur’an dan buku hadist serta uang Rp 10 ribu hilang, sewaktu dia sedangkan melaksanakan ibadah shalat ashar. “Waktu itu, pas ke masjid shalat sudah dimulai, saya menyusul sebagai masbuq (Jamaah yang tertinggal shalat berjamaahnya) dan menyimpan tas sekolah, dipenyimpanan tas ditempat biasa dibelakang jama’ah,” ucap Daffa memulai awal perbincangannya dengan sejumlah wartawan, Kamis (31/10/19) sore.

Selang beberapa menit kemudian, sambung Daffat, setelah selesai shalat dia baru menyadari bahwa tasnya hilang, ditempat penyimpanan tas hanya tinggal satu tas, tidak tahu siapa pemiliknya. “Waktu itu saya mengira tas tertukar dengan teman sekolahnya, tapi setelah diumumkan ke setiap kelas tidak ada yang mengakui tas yang berisikan kunci motor, buku buku dan baju taekwondho tersebut,” tegasnya.

kejahatan gaya baru kini merajalela di Purwakarta, modus yang dilakukan pelaku yakni diduga menukar tas yang dibawa pelaku dengan tas anak-anak sekolah yang disimpan di masjid.

Daffa mengakui memang ada suasana berbeda sore itu di masjid sekolah, di dalam masjid ada dua orang luar, orang yang tidak dikenalnya itu juga sedang melaksanakan shalat. Tanpa menaruh curiga dirinya segera melaksanakan shalat tepat disamping kedua orang asing tersebut. “Ciri ciri orang tersebut memakai baju warna biru muda dengan celana kain warna biru seperti seorang karyawan pabrik, warna rambut hitam pendek lurus agak  berdiri, perawakan sedikit pendek, badan sedang tidak gemuk, kulit sawo matang pokoknya rapih,” jelas Daffa.

Daffa akhirnya pulang dengan membawa tas yang bukan milik, sesampainya dirumah karena merasa bukan miliknya, Daffa akhirnya mengumumkan tas yang ditemukannya dimasjid digrup WA teman sekolah. “Teman saya yang diplered telp, bahwa itu tas teman mainnya yang bersekolah di SMA Sukatani, tas itu hilang di masjid sekolah SMA Sukatani seminggu yang lalu,” ujar Daffa mencerikan obrolan temannya.

Salah satu orangtua siswa, Agus Tryatmaka menyayangkan atas kejadian tersebut. Pihaknya khawatirkan orang asing tersebut sengaja melakukan kejahatan secara pindah pindah, dari sekolah ke sekolah yang lain dengan mengambil tas yang harapanya di dalam tas tersebut ada barang berharga seperti laptop, HP dan uang. “Alasannya menumpang shalat di masjid sekolah,  nyatanya tas yang ditemukan anak saya, ternyata milik siswa sekolah lain, berarti orang itu selalu menukar tas yang dicurinya,” ujar Agus seraya menambahkan, atas kejadian ini saya harap sekolah lebih ketat lagi, lebih selektif dalam hal pengawasannya. (Kos/Dad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 comments

News Feed