Desa Kutamekar Masih Mengerjakan Fisik DD Tahap 1, Tapi DD Tahap Dua Sudah Diterima

Karawang, kabarsebelas.com – Hingga saat ini Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, masih mengerjakan pekerjaan fisik papan reklame yang anggaran bersumber dari dana desa tahap pertama.

Seperti yang disampaikan oleh Dayat Permana SH sekertaris Desa Kutamekar menyampaikan bahwa pembuatan papan reklame sudah dipesan, yang anggrannya menggunakan dana desa tahap pertama papan reklame tersebut akan di pasang lampu seperti papan reklame yang ada di jalan-jalan.

“Anggarannya menggunakan dana desa tahap pertama, nanti mau saya bikin wah seperti di jalan jalan dipasang lampu,” Kata Dayat Permana SH disampaikan di ruangan kerjanya kantor Desa Kutamekar, Kamis (07/11/19).

Dayat pun menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu apakah sudah dibayar apa belum kepada pekerja karena didalam aturan yang membayar adalah bendahara sedangkan ia hanya sebagai koordinator.

“Kalau pembayaran itu saya kurang tahu, terlepas pembayaran sudah dibayar atau tidak karena proses pembayaran bukan saya yang bayar, karena didalam aturan yang bayar adalah bendahara sedangkan saya hanya sebagai koordinator di aturan itu,” jelasnya.

Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Namun sangat disayangkan pengerjaan fisik papan reklame yang anggarannya senilai Rp. 19.500.000 bersumber dari dana desa tahap pertama teryata baru dikerjakan pembuatan lobang pondasinya, karena dari keterangan pekerja belum diberi uang untuk membeli material.

Dari keterangan salah satu warga Kutamekar, yang berprofesi sebagai tukang las mengaku mendapatkan proyek pekerjaan dari mantan kepala Desa Kutamekar berupa pemasangan papan reklame yang akan dipasang didepan kantor desa.

“saya mendapatkan kerjaan pemasangan papan reklame yang akan dibagunkan di dekat kantor Desa Kutamekar,” Kata Wasan, selasa (05/11/19).

Lanjutnya, walaupun mantan kades belum memberi uang sebagai tanda jadi namun wasan selalu diperintah untuk segera menyelesaikan pekerjaan, bahkan mantan kades tersebut sempat berjanji akan memberi uang panjer.

“Kemarin Amud minta kepada saya untuk mengerjakan penggalian dulu untuk pondasi nanti di kasih uang panjer sehingga saya baru menggali buat pondasinya saja. penggalian sudah tinggal pengecoran untuk pasang tiang tapi uangnya belum ngasih juga,” jelasnya. (Dmn)