by

Pernyataan Ketua Panlih Wabup Sudah Lampaui Batas

-Politik-58 views

Bekasi, kabarsebelas.com – Pernyataan Ketua Panitia Pemilih (Panlih) Wakil Bupati Bekasi, Mustakim melalui pemberitaan di beberapa media, ditanggapi serius oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H Mohammad Amin Fauzi dengan menggelar konferensi pers di bilangan Sentra Grosir Cikarang (SGC) tepatnya di Kongdjie Coffee, lantai dasar SGC, Selasa (19/11/2019).

“Sangat disayangkan seorang Mustakim selaku ketua panlih melampaui batas kewenangan Bupati Bekasi,” ujar Amin Fauzi.

Baca juga: Mustakim: Tuti Yasin dan Marjuki ‘Berebut’ Jabatan Wabup Bekasi

Amin mengatakan, sampai saat ini Bupati Bekasi pun belum menyodorkan dua nama melalui nota dinas resminya. Yang jadi pertanyaan adalah sumber utama seorang mustakim itu apa? Sebab, yang di sampaikan pengusung itu baru sekedar nota bukan surat resmi.

“Saya sudah cek pada beberapa narasumber bahwa Bupati Bekasi belum mengirim surat secara resmi ke panlih DPRD Kabupaten Bekasi,” katanya.

“Saya sangat menyayangkan kepada saudara mustakim, kalau mau ngamen kecrek kan ditabuh dulu dan silahkan jalan dengan sendirinya dulu. Kecuali Bupati Bekasi sudah menyampaikan nota dinasnya kepada DPRD untuk dua nama dipilih dan diparipurnakan, maka di situlah panlih bekerja,” tukasnya.

Ini mustakim, sambung Amin, sudah berani sekali ketua panlih menyebutkan ke publik untuk dua nama yang diajukan sebagai wakil bupati.

“Bersurat resmi saja belum Bupati Bekasi, kenapa tiba-tiba seorang Mustakim sudah menyebutkan dan mempublikasikan dua nama. Cobalah seorang Mustakim beri pembelajaran politik yang sehat kepada masyarakat kabupaten bekasi,” kata Amin dengan nada tegas.

Seharusnya, lanjut Amin Fauzi, Mustakim mengetahui tata tertib tersebut, sehingga jangan sampai di masyarakat menjadi rancu terkait pernyataan tersebut, dan sebaiknya Mustakim mengikuti mekanisme aturan dan undang undang. (Fajar)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed