Balon Kades Harus Menyatakan Belum Pernah Menjabat dan Tidak Tersangkut Utang Piutang

Sumedang, kabarsebelas.com – Balon Kades di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyerahkan pernyataan keterangan kepada DPMD, Selasa (03/12/2019). Pilkades serentak ini rencananya akan dilaksanakan, Rabu (08/04/2020) mendatang dengan jumlah sebanyak 88 desa.

Kabid Pemdes, Nuryadin mengatakan, penyerahan pernyataan keterangan ini dilampiri oleh beberapa berkas photo copy saja, di antaranya KTP, Ijazah dan pernyataaan dengan materai 6000 dari yang bersangkutan.

“Ini merupakan tahap awal bagi incumbent atau bagi yang sama sekali belum pernah menjadi kepala desa. Sebab, jelas dalam aturan tidak diperbolehkan lagi untuk mereka yang sudah menjabat tiga kali,” ucapnya.

Dari isi pernyataan tersebut mengatakan, sambungnya, yang bersangkutan baru bakal mencalonkan dan belum pernah menjadi kepala desa, baik selaku PAW kades ataupun kepala desa yang sudah menjabat tiga kali.

Hal serupa juga dikatakan Kadis DPMD Kabupaten Sumedang, H. Endah Kusyaman, semua dijelaskan sesuai ketentuan aturan. Adapun incumbent yang mencalonkan termasuk kades antar waktu atau PAW, lain lagi halnya dengan Pjs kades, itu tidak masuk dalam priode.

“Selain itu, terkait utang piutang bakal calon kades selaku incumbent sebelumnya harus diselesaikan mulai dari kaitan PPN/PPh maupun tunggakkan pajak semasa dia menjabat di periode sebelumnya. Karena itu, bakal menjadi masalah atau menghambat jika ditemukan di kemudian hari dalam tahap pencalonan maupun di saat memenangkan pilkades,” pungkasnya. (Deni/Herman)