by

Ketua PAS Sambut Kedatangan Wartawan dari Aceh Dikediamannya

-Lainnya-155 views

Banten, kabarsebelas.com – Ketua Persatuan Aceh Serantau (PAS), Akhyar Kamil, menyambut kehadiran sejumlah wartawan dari Aceh di kediamannya di Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Cileduk Kota Tangerang Banten, Selasa (03/12/2019) kemarin lusa.

Dalam kesempatan tersebut Ketua PAS, Akhyar Kamil menceritakan latar belakang pendirian Organisasi Paguyuban Persatuan Aceh Serantau (PAS) yang berdiri sejak tahun 2012, tujuan mendirikan PAS ini adalah untuk menampung aspirasi masyarakat Aceh yang tinggal di Sejabotabek. Sebab, banyak persoalan yang dialami masyarakat yang hidup di perantauan baik masalah hukum, sosial dan persoalan lainnya, namun tidak mendapatkan perlindungan hukum dan pengurusan yang memadai.

“Alhamdulillah selama terbentuknya organisasi Ini, banyak aspirasi masyarakat Aceh yang tertampung dan dapat diselesaikan melalui organisasi ini, PAS ini sengaja kami bentuk untuk menampung aspirasi masyarakat Aceh paling bawah di perantauan dan sudah banyak masyarakat Aceh yang mendapatkan bantuan dari organisasi Ini,” papar Akhyar.

Kehadiran perwakilan Pemerintah Aceh di Jakarta hanya untuk kepentingan kelompok tertentu, tidak membawa dampak Manfaat bagi masyarakat Aceh di kalangan bawah.

Pada prinsipnya, kita sangat mengharapkan kepeduliannya Perwakilan Pemerintah Aceh di Jakarta, namun sejauh Ini kita belum melihat manfaatnya yang di rasakan masyarakat Aceh di Jakarta.

Meskipun ada program Pemerintah Aceh akan menanggung biaya pemulangan jenazah, bila ada warga Aceh yang meninggal di perantauan, khususnya se-Jabodetabek. Namun, hal itu sangat rumit dengan tetek bengek persyaratan.

Ia mencontohkan, kasus kematian warga Aceh di Jakarta yang jelas-jelas warga Aceh, namun prosesnya sangat rumit, padahal mereka perantau untuk memenuhi syarat administarsi seperti yang disyaratkan oleh pemerintah Aceh sangat tidak gampang, beda dengan mereka yang sudah mapan/kaya jika meninggal ada yang dikebumikan langsung di Jakarta, karena mereka sanggup beli tanah kuburan, atau mereka punya biaya sendiri. Kalaupun harus dibawa pulang jenazah ke Aceh.

Selain itu juga, PAS sering melakukan pertemuan silaturahmi sesama warga Aceh, melaksanakan kenduri maulid, halal bil halal pada perayaan hari hari besar islam.

Akhyar menambahkan, masyarakat Aceh tergabung dalam organisasi PAS sebagai bentuk kebersamaan telah membangun satu unit Meunasah dengan biaya mencapai 3 milyar yang kami kumpulkan dari sumbangan warga Aceh. (saleh/malik)

News Feed