Panlih Wabup Bekasi PHP

Bekasi, Kabarsebelas.com – Imam Juang Pemuda Islam Bekasi (PIB), Awaludin menyebut kalau Panitia Pemilihan Wakil Bupati (Panlih Wabup) Kabupaten Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 itu pemberi harapan palsu alias PHP.

Pasalnya, kata dia, sesuai agenda yang dijadwalkan oleh Panlih Wabup, orang nomor dua di Kabupaten Bekasi itu bakal diumumkan pada 23 Desember 2019. Faktanya, lanjut dia, sampai dengan saat ini malah tidak kunjung diumumkan.

“Katanya Panlih mau umumin Wakil Bupati Bekasi 23 Desember 2019, tapi malah engga jadi. Engga salah dong kalau Panlih saya sebut PHP, soalnya Panlih cuma ngasih harapan doang,” ujar Awaludin di Cikarang, Jumat (27/12/2019).

Ia pun menyindir Panlih Wabup Kabupaten Bekasi yang mempublikasi bahwa Akhmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin sudah mendapatkan rekomendasi dari partai-partai koalisi meliputi Golkar, PAN, NasDem, dan Hanura.

“Panlih kan sudah sering nyebut Akhmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin katanya dapet restu dari partai koalisi untuk menjadi Wakil Bupati Bekasi, tapi kenapa malah enggak jadi diumumin sampai gini hari,” sindir Awaludin.

Kendati demikian, ia berharap agar Panlih Wabup Kabupaten Bekasi sisa masa jabatan 2017-2022 untuk secepatnya menentukan calon pendamping Bupati Eka Supria Atmaja sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Panlih jangan lama-lama nentuin calon pendamping Bupati Eka, saya pinginnya dalam waktu dekat sudah ada Wakil Bupati di Kabupaten Bekasi. Terpenting prosesnya sesuai mekanisme dan tidak melawan hukum,” pintanya. (vzay)