by

Dinas PUPR Bekasi Diduga ‘Kongkalikong’ dengan PT Bona Jati Mutiara

Bekasi, Kabarsebelas.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Bekasi diduga kongkalikong dengan PT Bona Jati Mutiara selaku kontraktor yang mengerjakan jembatan penghubung Bekasi-Karawang, Selasa (7/1/2010).

Pasalnya, Kasie Jembatan dan Jalan Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Asri mengaku kalau anggaran proyek jembatan rangka baja penghubung antara Bekasi-Karawang itu sudah dicairkan menggunakan APBD, meskipun pengerjaannya belum rampung.

Dirinya mengatakan bahwa proyek pembangunan jembatan penghubung Bekasi-Karawang yang menghabiskan APBD Bekasi sekitar Rp 27 miliar dan dikerjakan pada tahun 2019 oleh pihak kontraktor itu dianggap sudah selesai.

“Kita sudah lakukan monitoring kelokasi pembangunan, pada akhir tahun sebelum pergantian tahun dari 2019-2020. Dan pihak pemerintah pun sudah melakukan pembayaran kepada pihak kontraktor,” katanya Asri saat dihubungi awak media via telepon selular.

Asri membenarkan kalau proyek jembatan penghubung Bekasi-Karawang tersebut sudah melewati masa kontrak kerja dengan adanya kesepakatan pihak kontraktor dengan Pemkab Bekasi melalui Dinas PUPR hingga akhir 2019.

“Benar bahwa pembangunan jembatan rangka baja masa kontrak kerjanya habis sampai akhir tahun 2019. Namun pihak pemborong siap bertanggung jawab akan menyelesaikan pekerjaannya walaupun sudah habis masa kontraknya,” pungkasnya.

Selain lambat, pengerjaan proyek tersebut juga dinilai asal jadi karena di lokasi itu banyak sekali ditemui kejanggalan. Seperti tidak simetrisnya satu sama lain bagian tengah jembatan penghubung itu.

Adanya selisih bagian trotoar hampir 40 cm menjadi bukti proyek tersebut tidak maksimal dikerjakan. Tentunya, hal itu sangat membahayakan pengguna jalan ketika nanti sudah bisa digunakan.

Kemudian, bagian tengah jembatan penghubung Bekasi-Karawang juga ditemukan adanya retakan. Padahal, jembatan tersebut belum digunakan sama sekali lantaran masih dalam tahap pengerjaan.

“Bagaimana nanti kalau sudah digunakan, belum digunakan saja sambungannya sudah retak,” terang warga setempat saat melihat retakan.

Sampai dengan berita ini terbit, belum ada konfirmasi resmi dari pihak PT Bona Jati Mutiara. (red/yaya)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 comments

  1. 457767 710241Thank you for writing this tremendous top quality post. The data in this material confirms my point of view and you truly laid it out effectively. I could never have written an post this very good. 62735

News Feed