by

Ratusan Hektar Sawah Siap Panen Kebanjiran, Harga Gabah di Tirtajaya Anjlok

-Daerah-208 views

Karawang, Kabarsebelas.com – Ratusan hektar sawah siap panen di Desa Srikamukyan, Kecamatan Tirtajaya, Karawang kebanjiran akibat luapan sungai besotan. Atas kejadian tersebut para petani Desa Srikamulyan merugi karena harga gabah anjlok.

Menurut Yusuf Sugiri (35) petani Desa Srikamulyan, bajirnya sawah petani yang mau di panen itu di karenakan sungai besotan yang terletak di desa Srikamulyan meluap dikarenakan eceng gondok yang menutupi permukaan air sungai.

“Arus sungai masih deras menuju laut, karena eceng gondok yang menutupi permukaan sungai hampir sepanjang 3 sampai 4 km menghambat arus air menuju laut, sehingga meluap ke area persawahan,”kata Yusuf Sugiri, Selasa (7/1/2020)

 

Menurutnya, naiknya permukaan air sungai ini berdampak pada petani, sehingga air masuk ke areal pesawahan dan tidak bisa di antisipasi. Petani desa srikamulyan sebenarnya sudah terbiasa dengan mengalami panen di bulan Desember dan Januari yang notabenenya memang musim penghujan.

Biasanya para petani memompa air dari area persawahan di buang ke sungai. Tahun ini permukaan air sungainya terlalu tinggi.

“Beda dengan musim panen sekarang tinggi permukaan air sungai lebih tinggi sekitar 60-80 cm dengan areal pesawahan sehingga kami kesulitan untuk memompa airnya,”katanya

Sementara kata Yusuf, intensitas hujan di wilayah Tirtajaya tidak sebesar di wilayah sekitar perkotaan Karawang, yang dimana di perkotaan hampir setiap hari hujan, sedangkan di wilayah Tirtajaya masih 2 sampai 3 hari baru ada hujan.

“Karena areal pesawahan yang banjir ini mengakibatkan biaya panen menjadi tinggi dan kualitas gabah kering panen jadi menurun, dengan meningkatnya kadar air, dan harga gabah anjlok di sekitar Rp 3400 sampai Rp 3700,”jelasnya

Dengan kondisi seperti ini para petani Desa Srikamulyan menerima dengan iklhas, namun para petani berharap pemerintah daerah segera melakukan penanganan eceng gondok sebelum memasuki puncaknya musim penghujan karena di khawatirkan desa kami akan terkena banjir.

“Jadi kalo terkena banjirkan repot semua,”pungkasnya.(red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 comments

  1. 884253 599148Couldn?t be created any far better. Reading this post reminds me of my old room mate! He always kept talking about this. I will forward this report to him. Pretty certain he will possess a very good read. Thanks for sharing! 967654

  2. 745549 61351Im glad I found your article. I would never have produced sense of this topic on my own. Ive read a couple of other articles on this subject, but I was confused until I read yours. 314442

News Feed