by

Mutasi dan Rotasi Kepala Sekolah di Lingkup Disdikpora Karawang Diduga Ada Kejanggalan

Karawang, Kabarsebelas.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Karawang menduga ada kejanggalan terkait mutasi dan rotasi kepala sekolah di lingkup Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Karawang.

Banyak kepala sekolah yang memiliki kompetensi dan berprestasi dengan dedikasi dan loyalitas yang mumpuni di tempatkan di pelosok pelosok wilayah Kabupaten Karawang, dan kepala sekolah yang baru justru di tempatkan di wilayah sekolah sekolah strategis di perkotaan.

“ini ada kejanggalan yang dilakukan oknum pejabat Disdikpora dalam menempatkan kepala sekolah,”Ujar Lukman N Iraz Ketua DPD KNPI Karawang, Kamis 9/1/2019.

Mutasi dan rotasi kepala sekolah di lingkup Disdikpora menuai sejumlah pertanyaan, ada apa dengan Disdikpora Karawang?

Mutasi dan rotasi memang itu hal yang lumrah dalam organisasi, baik itu Pemerintahan, partai politik atau oragnisasi lainnya.

“Namun, ada yang aneh di lingkup Disdikpora Karawang, menempatkan orang yang kurang tepat dan penuh syarat kejanggalan,”jelasnya

Bahkan Lukman menilai ada praktek yang tidak wajar pada mutasi dan rotasi kepala sekolah di lingkup Disdikpora Karawang.

“penempatan orang yang di mutasi dan rotasi kemarin seharusnya, prestasi, dedikasi dan loyalitas itu sebagai prioritas namun tiba – tiba orang baru yang ditempatkan di posisi strategis dimana perjalanannya juga belum jelas,”herannya

Bahkan menurut Lukman, Disdikpora menempatkan kepala sekolah sesuai seleranya sendiri, dan BKPSDM pun menjelang mutasi hanya mengganti Kop Surat saja.

“Jelas ini tidak wajar,”tegas Lukman.

Lanjut Lukman, jika pola mutasi dan rotasi seperti ini terus, pendidikan di Karawang tidak akan memberikan edukasi dengan baik.

Ia pun berharap BKPSDM dan Sekda bisa melalukan evaluasi kepada seluruh pegawai Disdikpora. Kemudian dibawah kepemimpinan Kepala Dinas yang baru ini Disdikpora kedepan dapat menjadi lebih baik lagi.

Terlebih hari ini Pekerjaan Rumah besar Pemerintahan Propinsi Jawa Barat adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepemudaan, dimana IPM masyarakat Jawa Barat adalah terendah di Indonesia

“apakah kemudian, Karawang ikut andil disana, saya tidak tahu, namun yang jelas peningkatan IPM Kepemudaan kita harus dilakukan,”pungkasnya.(red)

News Feed