Diduga Jadi Penyebab Banjir, Warga Tolak Proyek Lapangan Bola Mini

Bekasi, Kabarsebelas.com – Alih fungsi lahan menjadi lapangan bola mini yang tengah dikerjakan Pemerintahan Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, diduga menjadi fakor banjir yang merendam perumahan Griya Setu Permai 1, 2, 3, dan Gandaria. Karena, pembangunan itu percis berada di atas pemukiman warga yang berpenghuni sekitar 12.000 kepala keluarga (KK).

Para Ketua Rukun Warga (RW) yang ada di perumahan tersebut mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin terkait penebangan pohon di wilayah serapan air hujan yang diduga menjadi penyebab banjir.

Sayangnya, Kades Iing Solihin terkesan mendukung kelanjutan pembangunan lapangan bola mini itu. Bahkan, menolak pengajuan 12.00 warga untuk mensubsidi silang agar proyek itu dirubah menjadi pembangunan tanggul kali Sadang.

“Seharusnya pihak desa lebih mendahulukan sesuatu yang lebih urgen dan lebih manfaat untuk masyarakat banyak, seperti pembuatan tanggul kali permanen atau pengerukan kali,” kata koordinator RW Ciledug, Mochamad Syahril Lanu, saat dihubungi Kabarsebelas.com, Minggu (12/2/2020).

Sehingga, kata dia, hal itu memicu warga perumahan Griya Setu Permai 1, 2, 3, dan Gandaria menuntut Kades Iing Solihin mengambil sikap tegas terkait pembangunan yang urgensinya tidak tepat sasaran.

Terpisah, Ketua Ranting NU Desa Ciledug, Afif Ibrohim menjelaskan pembangunan lapangan bola mini itu bukan keinginan warga meski Kades Iing Sholihin berkilah atas aspirasi warga setempat.

“Kami warga Ciledug tidak pernah mengajukan aspirasi ini ke pihak desa, meski proyek ini diklaim oleh Kepala Desa Ciledug Iing Solihin sebagai proyek aspirasi warga Ciledug,” jelasnya.

Ia mendesak agar Pemdes Ciledug segera memberhentikan pembangunan lapangan bola mini itu. Pasalnya saat rapat di Aula Desa Ciledug, Kades Iing Solihin tidak bisa menjawab ketika ditanya soal siapa warga yang mengajukan aspirasi tersebut.

“Maka dengan ini kami pengurus ranting NU Ciledug beserta para RW perumahan Gandaria dan Griya Setu Permai 1, 2, 3 mendesak Kepala Desa Ciledug Iing Solihin untuk memberhentikan sementara proyek tersebut,” tandas Afif. (vzay)